Bab Menyebut Nama di Setiap Keadaan dan Saat Berhubungan
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ، عَنْ كُرَيْبٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَتَى أَهْلَهُ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا. فَقُضِيَ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ، لَمْ يَضُرَّهُ ".
Diriwayatkan dari Ibn Abbas: Nabi ﷺ bersabda, "Jika salah seorang di antara kalian ketika berhubungan dengan istrinya mengucapkan (dan ia harus mengucapkannya sebelum memulai) 'Dengan nama Allah. Ya Allah! Lindungilah kami dari setan dan juga lindungilah apa yang Engkau berikan kepada kami (yaitu keturunan yang akan datang) dari setan, dan jika ditakdirkan bahwa mereka akan memiliki anak, maka setan tidak akan mampu membahayakan anak itu."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
