Bab Menghamparkan Pakaian dalam Shalat untuk Sujud

HR. Al-Bukhari no. 1208Shahih

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا بِشْرٌ، حَدَّثَنَا غَالِبٌ، عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ كُنَّا نُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ ﷺ فِي شِدَّةِ الْحَرِّ، فَإِذَا لَمْ يَسْتَطِعْ أَحَدُنَا أَنْ يُمَكِّنَ وَجْهَهُ مِنَ الأَرْضِ بَسَطَ ثَوْبَهُ فَسَجَدَ عَلَيْهِ.

Cara baca (latin)

haddatsana musaddadun, haddatsana bisyrun, haddatsana ghalibun, an bakri ibni abdi allahi, an anasi ibni malikin rdh allah nh qala kunna nushalli maa annabiyyi fi syiddahi alharri, faidza lam yastathi ahaduna an yumakkina wajhahu mina alardhi basatha tsawbahu fasajada alayhi.

Anas bin Malik berkata: "Kami biasa shalat bersama Nabi ﷺ dalam terik panas, dan jika salah seorang dari kami tidak dapat meletakkan wajahnya di tanah (karena panas), maka ia akan menghamparkan pakaiannya dan sujud di atasnya."

Belajar nahwu 21 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Kami biasa shalat bersama Nabi ﷺ dalam terik panas, dan jika salah seorang dari kami tidak dapat meletakkan wajahnya di tanah (karena panas), maka ia akan menghamparkan pakaiannya dan sujud di atasnya.

1/21

كُنَّا

kami adalah/kami biasa

Fi'il kata kerja

Fi'il madhi naqish (kana) yang menunjukkan makna lampau dan berfungsi sebagai fi'il naqish yang membutuhkan isim dan khabar. 'Na' adalah dhamir muttashil sebagai isim kana.

Analisis dibantu AI.