Bab Meninggalkan Qiyam bagi Orang Sakit
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، قَالَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ جُنْدَبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ احْتَبَسَ جِبْرِيلُ صلى الله عليه وسلم عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتِ امْرَأَةٌ مِنْ قُرَيْشٍ أَبْطَأَ عَلَيْهِ شَيْطَانُهُ. فَنَزَلَتْ {وَالضُّحَى * وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى * مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى}
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Kafir, ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Sufyan, dari Al-Aswad bin Qais, dari Jundab bin Abdullah -semoga Allah meridhainya- ia berkata: Jibril tertahan dari Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- maka seorang wanita dari Quraisy berkata: "Satan-nya telah meninggalkannya." Maka turunlah: "Demi waktu dhuha, dan demi malam apabila ia sunyi! Tuhanmu (wahai Muhammad) tidak meninggalkanmu dan tidak membencimu."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
