Bab tentang Mengangkat Tangan Bersama Imam dalam Meminta Hujan
Shahih
qala ayyubu ibnu sulaymana haddatsani abu bakri ibnu abi uwaysin, an sulaymana ibni bilalin, qala yahya ibnu saidin samitu anasa ibna malikin, qala ata rajulun arabiyyun min ahli albadwi ila rasuli allahi yawma aljumuahi faqala ya rasula allahi, halakati almasyiyahu halaka aliyalu halaka annasu. farafaa rasulu allahi yadayhi yadu, warafaa annasu aydiyahum maahu yaduna, qala fama kharajna mina almasjidi hatta muthirna, fama zilna numtharu hatta kanati aljumuahu alukhra, faata arrajulu ila nabiyyi allahi faqala ya rasula allahi, basyiqa almusafiru, wamunia atthariqu.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik: Seorang badui datang kepada Rasulullah ﷺ pada hari Jumat dan berkata, "Wahai Rasulullah ﷺ! Ternak, anak-anak, dan orang-orang telah binasa." Maka, Rasulullah ﷺ mengangkat kedua tangannya berdoa kepada Allah (untuk hujan) dan orang-orang pun mengangkat tangan mereka bersama Rasulullah ﷺ berdoa kepada Allah (untuk hujan). Kami belum keluar dari masjid ketika hujan mulai turun. Hujan terus turun sampai Jumat berikutnya ketika orang yang sama datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata, "Wahai Rasulullah! Para pelancong terpaksa menunda perjalanan mereka (karena hujan yang berlebihan) dan jalan-jalan terendam air."