Shahih oleh Darussalam
haddatsana husyaymun, haddatsana azzuhriyyu, an ubaydi allahi ibni utbaha ibni masudin, akhbarani abdu allahi ibnu abbasin, haddatsani abdu arrahmani ibnu awfin, anna umara ibna alkhatthabi, radhiya allahu anhu khathaba annasa fasamiahu yaqulu ala wainna unasan yaquluna ma balu arrajmi fi kitabi allahi aljaldu waqad rajama rasulu allahi shalla allahu alayhi wasallama warajamna badahu walawla an yaqula qailuna aw yatakallama mutakallimuna anna umara radhiya allahu anhu zada fi kitabi allahi ma laysa minhu laatsbattuha kama nuzzilat.
Abdurrahman bin Auf meriwayatkan bahwa Umar bin Khattab رضي الله عنه berpidato kepada orang-orang dan ia mendengar dia berkata: "Beberapa orang berkata: Apa ini rajam? Dalam Kitab Allah disebutkan hukuman cambuk. Tetapi Rasulullah ﷺ telah merajam para pezina dan kami merajam mereka setelah beliau. Seandainya bukan karena beberapa orang akan berkata bahwa Umar menambahkan sesuatu ke dalam Kitab Allah yang bukan bagian darinya, saya akan menuliskannya sebagaimana diturunkan."