Bab Siapa yang Membenci Membaca Al-Fatihah Ketika Imam Membaca dengan Suara Keras
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana musaddadun, waahmadu ibnu muhammadin almarwaziyyu, wamuhammadu ibnu ahmada ibni abi khalafin, waabdu allahi ibnu muhammadin azzuhriyyu, wabnu assarhi, qalu haddatsana sufyanu, ani azzuhriyyi, samitu abna ukaymaha, yuhadditsu saida ibna almusayyabi qala samitu aba hurayraha, yaqulu shalla ibina rasulu allahi shalahan nazhunnu annaha asshubhu bimanahu ila qawlihi " ma li unazau alqurana ". qala abu dawuda qala musaddadun fi haditsihi qala mamarun fantaha annasu ani alqiraahi fima jahara bihi rasulu allahi waqala abnu assarhi fi haditsihi qala mamarun ani azzuhriyyi qala abu hurayraha fantaha annasu. waqala abdu allahi ibnu muhammadin azzuhriyyu min baynihim qala sufyanu watakallama azzuhriyyu bikalimahin lam asmaha faqala mamarun innahu qala fantaha annasu. qala abu dawuda warawahu abdu arrahmani ibnu ishaqa ani azzuhriyyi wantaha haditsuhu ila qawlihi " ma li unazau alqurana ". warawahu alawzaiyyu ani azzuhriyyi qala fihi qala azzuhriyyu fattaazha almuslimuna bidzalika falam yakunu yaqrauna maahu fima yajharu bihi. qala abu dawuda samitu muhammada ibna yahya ibni farisin qala qawluhu fantaha annasu. min kalami azzuhriyyi.
Abu Hurairah berkata: Rasulullah ﷺ memimpin kami dalam shalat, yang kami kira adalah shalat subuh. Dia melanjutkan riwayat ini hingga kata-kata: 'apa yang terjadi padaku sehingga aku merasa terpaksa untuk (membaca) Al-Qur'an.' Abu Dawud berkata: Musaddad dalam riwayatnya mengatakan bahwa Ma'mar berkata: Orang-orang berhenti membaca (Al-Qur'an) pada shalat di mana Rasulullah ﷺ membaca dengan suara keras. Ibn Al-Sarh berkata dalam versinya bahwa Ma'mar melaporkan dari Al-Zuhri atas nama Abu Hurairah. Kemudian orang-orang berhenti (membaca) di belakang imam. Versi lain mengatakan: Sufyan berkata: Al-Zuhri mengucapkan kata yang tidak dapat saya dengar. Kemudian Ma'mar berkata: Dia berkata: Maka orang-orang berhenti (membaca Al-Qur'an). Abu Dawud berkata: Riwayat ini juga telah diceritakan oleh 'Abd Al-Rahman bin Ishaq atas nama Al-Zuhri. Versi ini berakhir pada kata-kata: 'apa yang terjadi padaku sehingga aku merasa terpaksa untuk (membaca) Al-Qur'an.' Al-Awza'i juga menceritakan ini atas nama Al-Zuhri. Versi ini menyatakan: Al-Zuhri berkata: Orang-orang Muslim mengambil pelajaran dari itu dan sejak saat itu mereka tidak membaca (Al-Qur'an) pada shalat di mana beliau (Nabi) membaca dengan suara keras.