Bab Mengangkat Suara dalam Adzan
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ النَّمَرِيُّ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ مُوسَى بْنِ أَبِي عُثْمَانَ، عَنْ أَبِي يَحْيَى، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " الْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ مَدَى صَوْتِهِ وَيَشْهَدُ لَهُ كُلُّ رَطْبٍ وَيَابِسٍ وَشَاهِدُ الصَّلاَةِ يُكْتَبُ لَهُ خَمْسٌ وَعِشْرُونَ صَلاَةً وَيُكَفَّرُ عَنْهُ مَا بَيْنَهُمَا " .
Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ bersabda: "Muadzin akan diampuni dosa-dosanya sejauh suaranya terdengar, dan setiap tempat yang basah dan kering akan bersaksi untuknya; dan orang yang hadir (dalam shalat berjamaah) akan dicatat baginya dua puluh lima shalat dan akan diampuni dosa-dosanya antara dua waktu shalat."