Bab Tentang Siapa yang Meninggalkan Saudaranya Sesama Muslim
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ الْبَزَّازُ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثٍ فَمَنْ هَجَرَ فَوْقَ ثَلاَثٍ فَمَاتَ دَخَلَ النَّارَ " .
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ash-Shabbah Al-Bazzaz, telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Harun, telah memberitakan kepada kami Sufyan Ats-Tsauri, dari Mansur, dari Abu Hazim, dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak halal bagi seorang Muslim untuk menjauh dari saudaranya lebih dari tiga hari, dan siapa yang menjauh lebih dari tiga hari kemudian mati, maka ia akan masuk neraka."