Bab Siapa yang Menahan Amarah
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ، عَنِ الْحَارِثِ بْنِ سُوَيْدٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " مَا تَعُدُّونَ الصُّرَعَةَ فِيكُمْ " . قَالُوا الَّذِي لاَ يَصْرَعُهُ الرِّجَالُ . قَالَ " لاَ وَلَكِنَّهُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ " .
Abdullah (bin Mas'ud) melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Siapa yang kalian anggap sebagai pegulat di antara kalian?" Mereka menjawab: "Orang yang tidak dapat dikalahkan oleh pria lain dalam gulat." Beliau bersabda: "Tidak, tetapi yang dimaksud adalah orang yang menguasai dirinya ketika marah."