Bab Tentang Dajjal
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana makhladu ibnu khalidin, haddatsana abdu arrazzaqi, akhbarana mamarun, ani azzuhriyyi, an salimin, an abihi, qala : qama annabiyyu fi annasi faatsna ala allahi bima huwa ahluhu, fadzakara addajjala faqala : " inni lundzirukumuhu, wama min nabiyyin ila qad andzarahu qawmahu, laqad andzarahu nuhun qawmahu, walakinni saaqulu lakum fihi qawlan lam yaqulhu nabiyyun liqawmihi : innahu awaru wainna allaha laysa biawara ".
Ibn Umar melaporkan: Rasulullah (Semoga keselamatan dan berkah Allah tercurah kepadanya) berdiri di tengah-tengah orang-orang dan memuji Allah dengan cara yang layak bagi-Nya, dan menyebutkan Dajjal, seraya berkata: "Aku memperingatkan kalian tentangnya, dan tidak ada seorang nabi pun yang tidak memperingatkan kaumnya tentangnya, dan Nuh juga telah memperingatkan kaumnya tentangnya. Tetapi aku akan memberitahukan kalian tentangnya sebuah perkataan yang tidak pernah diucapkan oleh nabi kepada kaumnya: Ketahuilah bahwa dia akan buta di satu mata, dan Allah tidak buta di satu mata."