Berpegang Teguh kepada Sunnah
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ حَنْبَلٍ، وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ، قَالاَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي النَّضْرِ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " لاَ أُلْفِيَنَّ أَحَدَكُمْ مُتَّكِئًا عَلَى أَرِيكَتِهِ يَأْتِيهِ الأَمْرُ مِنْ أَمْرِي مِمَّا أَمَرْتُ بِهِ أَوْ نَهَيْتُ عَنْهُ فَيَقُولُ لاَ نَدْرِي مَا وَجَدْنَا فِي كِتَابِ اللَّهِ اتَّبَعْنَاهُ " .
Dari Abu Rafi‘, ia berkata: Nabi ﷺ bersabda: “Jangan sampai aku mendapati salah seorang di antara kalian bersandar di dipannya. Datang kepadanya suatu perkara dari perintahku—yang aku perintahkan atau aku larang—lalu ia berkata: ‘Kami tidak tahu. Apa yang kami temukan dalam Kitab Allah, itulah yang kami ikuti.’”