Bab Jika Imam Mengakhirkan Shalat dari Waktunya
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ، حَدَّثَنَا أَبُو هَاشِمٍ، - يَعْنِي الزَّعْفَرَانِيَّ - حَدَّثَنِي صَالِحُ بْنُ عُبَيْدٍ، عَنْ قَبِيصَةَ بْنِ وَقَّاصٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " يَكُونُ عَلَيْكُمْ أُمَرَاءُ مِنْ بَعْدِي يُؤَخِّرُونَ الصَّلاَةَ فَهِيَ لَكُمْ وَهِيَ عَلَيْهِمْ فَصَلُّوا مَعَهُمْ مَا صَلَّوُا الْقِبْلَةَ " .
Qabisah bin Waqqas berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda: "Akan ada pemimpin-pemimpin setelahku yang akan menunda shalat, dan itu akan menjadi pahala bagi kalian tetapi menjadi dosa bagi mereka. Maka shalatlah bersama mereka selama mereka shalat menghadap qiblat."