Bab Tentang Mengagungkan Pembunuhan Terhadap Orang Mukmin
HR. Abu Dawud no. 4272Dha'if · Al-Albani
Penilaian ulama berbeda: Al-Albani: Dha'if · Syu'aib Al-Arnauth: Dha'if · Zubair 'Ali Za'i: Sanad hasan
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنْ مُجَالِدِ بْنِ عَوْفٍ، أَنَّ خَارِجَةَ بْنَ زَيْدٍ، قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ، فِي هَذَا الْمَكَانِ يَقُولُ أُنْزِلَتْ هَذِهِ الآيَةُ وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا بَعْدَ الَّتِي فِي الْفُرْقَانِ وَالَّذِينَ لاَ يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلاَ يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ بِسِتَّةِ أَشْهُرٍ .
Cara baca (latin)
haddatsana muslimu ibnu ibrahima, haddatsana hammadun, akhbarana abdu arrahmani ibnu ishaqa, an abi azzinadi, an mujalidi ibni awfin, anna kharijaha ibna zaydin, qala samitu zayda ibna tsabitin, fi hadza almakani yaqulu unzilat hadzihi alayahu waman yaqtul muminan mutaammidan fajazauhu jahannamu khalidan fiha bada ati fi alfurqani waadzina la yaduna maa allahi ilahan akhara wala yaqtuluna annafsa ati harrama allahu ila bialhaqqi bisittahi asyhurin.
Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Hammad, telah mengabarkan kepada kami Abdurrahman bin Ishaq, dari Abu Zinaad, dari Mujalid bin Auf, bahwa Kharijah bin Zaid berkata: "Aku mendengar Zaid bin Thabit di tempat ini berkata: 'Ayat ini diturunkan: "Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah Jahannam, kekal di dalamnya" setelah ayat yang ada di Al-Furqan: "Dan orang-orang yang tidak menyeru Tuhan yang lain bersama Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah, kecuali dengan alasan yang benar" selama enam bulan.'"
Ayat dalam hadits ini: QS. An-Nisa': 93
Belajar nahwu 28 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Ayat ini diturunkan: "Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah Jahannam, kekal di dalamnya" setelah ayat yang ada di Al-Furqan: "Dan orang-orang yang tidak menyeru Tuhan yang lain bersama Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah, kecuali dengan alasan yang benar" selama enam bulan.
Analisis dibantu AI.