Bab Cara Ruqyah
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana ubaydu allahi ibnu muadzin, haddatsana abi h, wahaddatsana abnu bassyarin, haddatsana muhammadu ibnu jafarin, qala haddatsana syubahu, an abdi allahi ibni abi assafari, ani assyabiyyi, an kharijaha ibni asshalti attamimiyyi, an ammihi, qala aqbalna min indi rasuli allahi faatayna ala hain mina alarabi faqalu inna unbina annakum jitum min indi hadza arrajuli bikhayrin fahal indakum min dawain aw ruqyahin fainna indana matuhan fi alquyudi qala faqulna naam. qala fajau bimatuhin fi alquyudi - qala - faqaratu alayhi fatihaha alkitabi tsalatsaha ayyamin ghudwahan waasyiyyahan kullama khatamtuha ajmau buzaqi tsumma atfulu fakaannama nusyitha min iqalin qala faathawni julan faqultu la hatta asala rasula allahi faqala " kul falaamri man akala biruqyahi bathilin laqad akalta biruqyahi haqqin ".
Dari Alaqah bin Sahar at-Tamimi: Kami datang dari Rasulullah ﷺ dan tiba di suatu suku Arab. Mereka berkata: Kami telah diberitahu bahwa kalian membawa sesuatu yang baik dari orang ini. Apakah kalian memiliki obat atau jampi, karena kami memiliki seorang gila yang terikat? Kami berkata: Ya. Kemudian mereka membawa seorang gila yang terikat. Dia berkata: Aku membaca Surat al-Fatihah atasnya selama tiga hari, pagi dan sore. Setiap kali aku menyelesaikannya, aku mengumpulkan air liurku dan meludahkannya, dan dia tampak seolah-olah dia dibebaskan dari ikatan. Dia berkata: Mereka memberiku imbalan, tetapi aku berkata: Tidak, sampai aku bertanya kepada Rasulullah ﷺ. Dia (Nabi) berkata: Terimalah, karena demi hidupku, beberapa orang menerima untuk jampi yang tidak berguna, tetapi kamu telah melakukannya untuk yang benar.