Bab Minum Dari Mulut Kantong Air
HR. Abu Dawud no. 3719Shahih · Al-Albani
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، أَخْبَرَنَا قَتَادَةُ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ ﷺ عَنِ الشُّرْبِ مِنْ فِي السِّقَاءِ وَعَنْ رُكُوبِ الْجَلاَّلَةِ وَالْمُجَثَّمَةِ . قَالَ أَبُو دَاوُدَ الْجَلاَّلَةُ الَّتِي تَأْكُلُ الْعَذِرَةَ .
Cara baca (latin)
haddatsana musa ibnu ismaila, haddatsana hammadun, akhbarana qatadahu, an ikrimaha, ani abni abbasin, qala naha rasulu allahi ani assyurbi min fi assiqai waan rukubi aljalalhi waalmujattsamahi. qala abu dawuda aljalalhu ati takulu aladziraha.
Ibn Abbas berkata: Rasulullah ﷺ melarang minum dari mulut kantong air, dan menunggangi hewan yang memakan kotoran serta memakan hewan yang dibunuh dalam keadaan terkurung. Abu Dawud berkata: Jallalah berarti hewan yang memakan kotoran dan najis.
Belajar nahwu 13 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Rasulullah ﷺ melarang minum dari mulut kantong air, dan menunggangi hewan yang memakan kotoran serta memakan hewan yang dibunuh dalam keadaan terkurung.
Analisis dibantu AI.