Bab Tentang Pengetatan dalam Utang
Hasan oleh Al-Albani
haddatsana saidu ibnu manshurin, haddatsana abu alahwashi, an saidi ibni masruqin, ani assyabiyyi, an samana, an samuraha, qala khathabana rasulu allahi faqala " ha huna ahadun min ibani fulanin ". falam yujibhu ahadun tsumma qala " ha huna ahadun min ibani fulanin ". falam yujibhu ahadun tsumma qala " ha huna ahadun min ibani fulanin ". faqama rajulun faqala ana ya rasula allahi. faqala " ma manaaka an tujibani fi almarratayni alulayayni ama inni lam unawwih bikum ila khayran inna shahibakum masurun bidaynihi ". falaqad raaytuhu adda anhu hatta ma baqiya ahadun yathlubuhu bisyain. qala abu dawuda samanu ibnu musyannajin.
Telah menceritakan kepada kami Said bin Mansur, telah menceritakan kepada kami Abu Al-Ahwas, dari Said bin Masruq, dari Asy-Sya'bi, dari Sam'an, dari Samurah, ia berkata: Rasulullah ﷺ berkhutbah kepada kami dan berkata: "Adakah di sini seseorang dari Bani fulan?" Namun tidak ada yang menjawab. Kemudian ia bertanya lagi: "Adakah di sini seseorang dari Bani fulan?" Namun tidak ada yang menjawab. Kemudian ia bertanya lagi: "Adakah di sini seseorang dari Bani fulan?" Lalu seorang lelaki berdiri dan berkata: "Saya (di sini), Wahai Rasulullah." Ia berkata: "Apa yang menghalangimu untuk menjawab pada dua kali pertama? Sesungguhnya saya tidak menyebutkan kamu kecuali dengan kebaikan. Sesungguhnya sahabatmu telah terhalang (masuk surga) karena utangnya." Kemudian saya melihatnya telah melunasi utangnya hingga tidak ada lagi yang menuntutnya dengan sesuatu apapun. Abu Dawud berkata: Nama perawi Sam'an adalah Sam'an bin Mushannaj.