Bab Tayammum
Shahih oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْمَهْرِيُّ، وَعَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ شُعَيْبٍ، عَنِ ابْنِ وَهْبٍ، نَحْوَ هَذَا الْحَدِيثِ قَالَ قَامَ الْمُسْلِمُونَ فَضَرَبُوا بِأَكُفِّهِمُ التُّرَابَ وَلَمْ يَقْبِضُوا مِنَ التُّرَابِ شَيْئًا فَذَكَرَ نَحْوَهُ وَلَمْ يَذْكُرِ الْمَنَاكِبَ وَالآبَاطَ . قَالَ ابْنُ اللَّيْثِ إِلَى مَا فَوْقَ الْمِرْفَقَيْنِ .
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Dawud Al-Mahri dan Abdul Malik bin Shu'aib, dari Ibn Wahb, bahwa mereka berkata: "Para Muslim berdiri dan memukul tanah dengan telapak tangan mereka, tetapi tidak mengambil sedikit pun tanah di tangan mereka." Dia (Ibn Wahb) kemudian menyebutkan sisa hadits dengan cara yang sama, tetapi tidak menyebutkan kata 'bahu' dan 'ketiak'. Ibn Al-Laith berkata: '(Mereka) mengusap di atas siku.'