Bab Hal-Hal yang Dilarang dalam Korban
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana hafshu ibnu umara annamariyyu, haddatsana syubahu, an sulaymana ibni abdi arrahmani, an ubaydi ibni fayruza, qala saaltu albaraa ibna azibin ma la yajuzu fi aladhahi faqala qama fina rasulu allahi waashabii aqsharu min ashabiihi waanamili aqsharu min anamilihi faqala " arbaun la tajuzu fi aladhahi alawrau bayyinun awaruha waalmaridhahu bayyinun maradhuha waalarjau bayyinun zhaluha waalkasiru ati la tanqa ". qala qultu fainni akrahu an yakuna fi assinni naqshun. qala " ma karihta fadahu wala tuharrimhu ala ahadin ". qala abu dawuda laysa laha mukkhun.
Dari Ubaid bin Firuz, saya bertanya kepada Al-Bara' bin Azib: Apa yang harus dihindari dalam hewan korban? Dia berkata: Rasulullah ﷺ berdiri di tengah kami, dan jari-jariku lebih kecil dari jarinya, dan ujung jariku lebih kecil dari ujung jarinya. Dia berkata (sambil menunjuk dengan jarinya): Ada empat (jenis hewan) yang harus dihindari dalam korban: Hewan yang buta sebelah yang jelas kehilangan penglihatan di satu matanya, hewan yang sakit yang jelas sakit, hewan yang pincang yang jelas pincang, dan hewan dengan kaki yang patah tanpa sumsum. Saya juga tidak suka hewan yang memiliki gigi yang cacat. Dia berkata: Tinggalkan apa yang kamu benci, tetapi jangan mengharamkannya bagi siapa pun.