Bab Tentang Rampasan yang Diberikan kepada Pembunuh
Shahih oleh Al-Albani
haddatsana abdu allahi ibnu maslamaha alqanabiyyu, an malikin, an yahya ibni saidin, an umara ibni katsiri ibni aflaha, an abi muhammadin, mawla abi qatadaha an abi qatadaha, qala kharajna maa rasuli allahi fi ami hunaynin falamma ataqayna kanat lilmuslimina jawlahun - qala - faraaytu rajulan mina almusyrikina qad ala rajulan mina almuslimina - qala - fastadartu lahu hatta ataytuhu min waraihi fadharabtuhu biassayfi ala habli atiqihi faaqbala alaa fadhammani dhammahan wajadtu minha riha almawti tsumma adrakahu almawtu faarsalani falahiqtu umara ibna alkhatthabi faqultu ma balu annasi qala amru allahi. tsumma inna annasa rajau wajalasa rasulu allahi waqala " man qatala qatilan lahu alayhi bayyinahun falahu salabuhu ". qala faqumtu tsumma qultu man yasyhadu li tsumma jalastu tsumma qala dzalika attsaniyaha " man qatala qatilan lahu alayhi bayyinahun falahu salabuhu " qala faqumtu tsumma qultu man yasyhadu li tsumma jalastu tsumma qala dzalika attsalitsaha faqumtu faqala rasulu allahi " ma laka ya aba qatadaha ". qala faqtashashtu alayhi alqisshaha faqala rajulun mina alqawmi shadaqa ya rasula allahi wasalabu dzalika alqatili indi faardhihi minhu faqala abu bakrin asshiddiqu laha allahi idzan yamidu ila asadin min usdi allahi yuqatilu ani allahi waan rasulihi fayuthika salabahu faqala rasulu allahi " shadaqa faathihi iyyahu ". faqala abu qatadaha faathanihi fabitu addira fabtatu bihi makhrafan fi ibani salimaha fainnahu lawwalu malin taattsaltuhu fi alislami.
Abu Qatadah berkata: "Kami keluar bersama Rasulullah ﷺ pada tahun Hunain. Dan ketika pasukan bertemu, kaum Muslimin mengalami kekalahan. Saya melihat salah seorang dari kaum musyrikin mengalahkan seorang Muslim, maka saya mengelilinginya hingga saya mendatanginya dari belakang dan memukulnya dengan pedang di urat lehernya. Dia mendekat kepada saya dan memeluk saya, sehingga saya merasakan kematian sudah dekat, tetapi dia terkejar oleh kematian dan melepaskan saya. Kemudian saya berlari kepada Umar bin Al-Khattab dan berkata kepadanya: 'Apa yang terjadi dengan orang-orang?' Dia berkata: 'Itu adalah apa yang diperintahkan Allah.' Kemudian orang-orang kembali dan Rasulullah ﷺ duduk dan berkata: 'Jika ada yang membunuh seorang lelaki dan dapat membuktikannya, maka dia akan mendapatkan rampasannya.' Saya berdiri dan berkata: 'Siapa yang akan bersaksi untuk saya?' Kemudian saya duduk. Dia berkata lagi: 'Jika ada yang membunuh seorang lelaki dan dapat membuktikannya, maka dia akan mendapatkan rampasannya.' Saya berdiri dan berkata: 'Siapa yang akan bersaksi untuk saya?' Kemudian saya duduk. Dia kemudian mengatakan hal yang sama untuk ketiga kalinya. Saya kemudian berdiri. Rasulullah ﷺ berkata: 'Apa yang terjadi denganmu, Abu Qatadah?' Saya menceritakan kisah tersebut. Seorang lelaki dari orang-orang berkata: 'Dia telah berkata benar, dan saya memiliki rampasan itu, jadi buatlah dia setuju (untuk mengambil sesuatu sebagai ganti). Abu Bakar berkata: 'Demi Allah, dia tidak boleh melakukannya. Salah seorang pahlawan Allah tidak berperang untuk Allah dan Rasul-Nya kemudian memberikan rampasannya kepada Anda.' Rasulullah ﷺ berkata: 'Dia telah berkata benar, berikan kepadanya.' Abu Qatadah berkata: 'Dia memberikannya kepada saya, saya menjual baju zirah itu dan membeli sebuah kebun di antara Banu Salamah. Ini adalah harta pertama yang saya miliki dalam periode Islam."