Bab Orang yang I'tikaf Mengunjungi Orang Sakit
Hasan oleh Al-Albani
haddatsana wahbu ibnu baqiyyaha, akhbarana khalidun, an abdi arrahmani, - yani abna ishaqa - ani azzuhriyyi, an urwaha, an aisyaha, annaha qalati assunnahu ala almutakifi an la yauda maridhan wala yasyhada janazahan wala yamassa amraahan wala yubasyiraha wala yakhruja lihajahin ila lima la budda minhu wala atikafa ila bishawmin wala atikafa ila fi masjidin jamiin. qala abu dawuda ghayru abdi arrahmani ibni ishaqa la yaqulu fihi qalati assunnahu. qala abu dawuda jaalahu qawla aisyaha.
Telah menceritakan kepada kami Wahb bin Baqiyah, telah mengabarkan kepada kami Khalid, dari Abdurrahman, yaitu Ibn Ishaq, dari Az-Zuhri, dari Urwah, dari Aisyah, bahwa ia berkata: "Sunnah bagi orang yang melakukan i'tikaf adalah tidak mengunjungi orang sakit, tidak menghadiri jenazah, tidak menyentuh atau berhubungan dengan istrinya, dan tidak keluar untuk keperluan kecuali yang sangat mendesak. Tidak ada i'tikaf tanpa puasa, dan tidak ada i'tikaf kecuali di masjid yang dijamaah." Abu Dawud berkata: "Selain Abdurrahman bin Ishaq tidak mengatakan: 'Sunnah'". Abu Dawud berkata: "Ia menjadikannya sebagai ucapan Aisyah."