Sunan Abu Dawud · Kitab Talak · No. 2242

Bab Tentang Orang yang Masuk Islam dan Memiliki Lebih dari Empat Istri atau Dua Saudara Perempuan

Shahih oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَاضِي الْكُوفَةِ عَنْ عِيسَى بْنِ الْمُخْتَارِ، عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ حُمَيْضَةَ بْنِ الشَّمَرْدَلِ، عَنْ قَيْسِ بْنِ الْحَارِثِ، بِمَعْنَاهُ .

haddatsana ahmadu ibnu ibrahima, haddatsana bakru ibnu abdi arrahmani, qadhi alkufahi an isa ibni almukhtari, ani abni abi layla, an humaydhaha ibni assyamardali, an qaysi ibni alharitsi, bimanahu.

Hadits yang disebutkan di atas juga telah ditransmisikan oleh Qais bin Al-Harith melalui mata rantai perawi yang berbeda dengan makna yang sama.

Penjelasan