Bab Tahlil dengan Kerikil
haddatsana abdu arrahmani ibnu ibrahima, haddatsana alwalidu ibnu muslimin, haddatsana alawzaiyyu, haddatsani hassanu ibnu athiyyaha, qala haddatsani muhammadu ibnu abi aisyaha, qala haddatsani abu hurayraha, qala qala abu dzarrin ya rasula allahi dzahaba ashhabu addutsuri bialujuri yushalluna kama nushalli wayashumuna kama nashumu walahum fudhulu amwalin yatashaddaquna biha walaysa lana malun natashaddaqu bihi. faqala rasulu allahi " ya aba dzarrin ala uallimuka kalimatin tudriku bihinna man sabaqaka wala yalhaquka man khalfaka ila man akhadza bimitsli amalika ". qala bala ya rasula allahi. qala " tukabbiru allaha azza wajalla dubura kulli shalahin tsalatsan watsalatsina watahmaduhu tsalatsan watsalatsina watusabbihuhu tsalatsan watsalatsina watakhtimuha bila ilaha ila allahu wahdahu la syarika lahu lahu almulku walahu alhamdu wahuwa ala kulli syain qadirun ghufirat lahu dzunubuhu walaw kanat mitsla zabadi albahri ".
Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Al-Walid bin Muslim, telah menceritakan kepada kami Al-Awza'i, telah menceritakan kepada saya Hassan bin Atiyah, dia berkata: Telah menceritakan kepada saya Muhammad bin Abi Aisha, dia berkata: Telah menceritakan kepada saya Abu Hurairah, dia berkata: Abu Dharr berkata: "Wahai Rasulullah, para pemilik harta telah pergi dengan pahala; mereka shalat seperti kami shalat; mereka berpuasa seperti kami berpuasa; dan mereka memiliki kelebihan harta yang mereka sedekahkan, tetapi kami tidak memiliki harta untuk kami sedekahkan." Rasulullah ﷺ bersabda: "Wahai Abu Dharr, maukah aku ajarkan kepadamu kalimat-kalimat yang dengannya kamu dapat mencapai derajat orang-orang yang lebih dahulu darimu, dan tidak ada yang dapat menyusulmu kecuali orang yang melakukan seperti amalmu?" Dia berkata: "Tentu, wahai Rasulullah." Beliau bersabda: "Kamu bertakbir kepada Allah عز وجل setelah setiap shalat tiga puluh tiga kali, dan memuji-Nya tiga puluh tiga kali, dan bertasbih kepada-Nya tiga puluh tiga kali, dan mengakhiri dengan mengucapkan: 'Tiada Tuhan selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.' Maka diampuni baginya dosanya, meskipun sebanyak buih di lautan."