Shahih oleh Al-Albani
Bab Cara Duduk dalam Tasyahhud
dari Sunnah shalat adalah meletakkan kaki kiri di tanah dan mengangkat kaki kanan.
Belum termuat.
Shahih oleh Al-Albani
dari Sunnah shalat adalah meletakkan kaki kiri di tanah dan mengangkat kaki kanan.
Shahih
Diriwayatkan dari Ash-Shaibani: Ash-Sya'bi berkata, "Seseorang yang lewat bersama Nabi kalian (s.a.w) di dekat sebuah kubur yang terpisah dari kubur-kubur lainnya memberitahuku (seraya berkata), "Nabi (ﷺ) memimpin kami (
Shahih
Setelah melaksanakan sunnah shalat Fajr, Nabi ﷺ biasa berbicara kepadaku, jika aku terjaga; jika tidak, beliau akan berbaring sampai iqamah dikumandangkan (untuk shalat Fajr).
Shahih
bahwa Rasulullah (ﷺ) recited in the two (supererogatory) rak'ahs of the dawn: "Say: O unbelievers," (Qur'an, cix.) and "Say: Allah is one" (cxii.).
Shahih
Ibn 'Abbas melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa membaca dalam raka'at pertama dari dua raka'at sunnah shalat subuh: "Katakanlah: Kami telah beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami..." ayat 136 dari Sura
Shahih
Nabi ﷺ tidak pernah lebih teratur dan lebih perhatian dalam melaksanakan nafil daripada dua rakaat (sunnah) shalat Fajr.
Shahih oleh Darussalam
Beliau biasa membaca dalam Witr: 'Maha Sucikan Nama Tuhanmu, Yang Maha Tinggi;' dan 'Katakanlah: Wahai orang-orang yang kafir!;' dan 'Katakanlah: Dia adalah Allah, Yang Esa.'
Shahih oleh Al-Albani
Dari Abu Hurairah: Nabi (ﷺ) biasa membaca dalam dua raka'at sunnah shalat subuh: "Katakanlah, wahai orang-orang yang kafir" Surat al-Kafiroon:1 dan "Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa" Surat al-Ikhlas:1.
Shahih
'A'isha melaporkan: Ketika Rasulullah (ﷺ) telah melaksanakan dua raka'at (sunnah) shalat subuh, dia akan berbicara dengan saya jika saya terjaga, jika tidak, dia akan berbaring.
Shahih
Aisyah berkata: "Nabi (ﷺ) biasa berbaring di sisi kanannya setelah melaksanakan dua raka'at (sunnah) shalat Fajr."
Shahih
Nabi صلى الله عليه وسلم biasa shalat di malam hari sebanyak tiga belas raka'at, di antaranya adalah witir dan dua raka'at (sunnah) shalat Fajr.
Shahih
Diriwayatkan dari Ibn Abbas: Suatu ketika saya menghabiskan malam di rumah Maimunah (bibi saya). Saya tidur melintang di tempat tidur sementara Rasulullah dan istrinya tidur memanjang. Nabi (ﷺ) tidur hingga tengah malam
Shahih oleh Al-Albani
Sunnah dari shalat adalah mengangkat kaki kananmu, dan meletakkan kaki kirimu di tanah.
Shahih oleh Darussalam
Hafsah, istri Nabi (S), berkata: "Aku tidak melihat Rasulullah (S) shalat sunnah dalam keadaan duduk hingga tahun sebelum beliau meninggal. Kemudian beliau shalat sunnah dalam keadaan duduk, dan beliau membaca sebuah sur
Shahih oleh Al-Albani
Dia menjawab: Sebelum shalat dzuhur, beliau shalat empat raka'at di rumahku, kemudian keluar dan memimpin shalat bersama orang-orang, lalu kembali ke rumahku dan shalat dua raka'at.
Shahih
Anas b. Sirin reported: We met Anas b. Malik as he came to Syria at a place known as 'Ain-al-Tamar and saw him observing prayer on the back of his donkey with his face turned in that direction. (Hammam one of the narrato
Shahih oleh Darussalam
Sunnah dalam shalat jenazah adalah membaca Umm Al-Qur'an dengan pelan pada takbir pertama, kemudian mengucapkan tiga takbir lagi dan mengucapkan salam setelah takbir terakhir.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn ‘Umar melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: “Laksanakan sebagian dari shalatmu di rumahmu, dan jangan menjadikannya sebagai kuburan.”
Shahih oleh Al-Albani
Dari Ibn 'Umar: Ketika bepergian, Rasulullah SAW melakukan shalat sunnah di atas kendaraannya ke arah mana pun ia berpaling; dan ia melaksanakan shalat witir, tetapi ia tidak melaksanakan shalat wajib di atasnya.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Umm Habibah, ia berkata: Nabi (ﷺ) bersabda: "Barangsiapa yang shalat dalam sehari semalam dua belas raka'at secara sukarela (shalat sunnah), maka akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di surga karena raka'at-raka'a