Shahih oleh Darussalam
Bab Perintah untuk Mewarnai Rambut
Orang Yahudi dan Nasrani tidak mewarnai rambut mereka, maka berbedalah kalian dari mereka.
Shahih oleh Darussalam
Orang Yahudi dan Nasrani tidak mewarnai rambut mereka, maka berbedalah kalian dari mereka.
Shahih oleh Darussalam
Seorang wanita bertanya kepada Aisyah: "Bolehkah seorang wanita yang sedang haid, mewarnai tangannya?" Ia menjawab: "Kami pernah bersama Nabi (ﷺ) dan kami biasa mewarnai tangan kami, dan beliau tidak melarang kami untuk
Shahih
Apakah Nabi ﷺ pernah mewarnai (rambutnya)? Dia menjawab, "Tidak, karena hanya ada beberapa helai rambut putih di pelipisnya."
Shahih
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak mewarnai (rambut uban mereka), maka lakukanlah kebalikan dari apa yang mereka lakukan (yaitu mewarnai rambut dan jenggot kalian).
Shahih
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak mewarnai rambut mereka, maka hendaklah kalian melakukan kebalikan dari apa yang mereka lakukan.
Shahih
Saya bertanya kepada Anas, 'Apakah Nabi (ﷺ) mewarnai rambutnya?' Anas menjawab, 'Nabi (ﷺ) tidak memiliki kecuali sedikit rambut putih.'
Shahih
Ia menjawab: 'Sesungguhnya beliau tidak memiliki cukup rambut putih untuk diwarnai, (sehingga) jika saya ingin menghitung rambut yang memudar di jenggotnya (saya bisa).'
Shahih oleh Al-Albani
Aku melihat Rasulullah (ﷺ) mewarnai dengan warna kuning, dan tidak ada yang lebih dicintainya daripada itu.
Shahih oleh Darussalam
Beliau telah mewarnai jenggotnya dengan henna.
Shahih oleh Darussalam
Ibn 'Umar biasa mewarnai pakaiannya dengan saffron. Dia ditanya tentang hal itu dan dia berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa mewarnai pakaiannya (dengan itu)."
Shahih oleh Darussalam
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak mewarnai (rambut mereka), maka bedakanlah diri kalian dari mereka.
Shahih oleh Al-Albani
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak mewarnai (jenggot mereka), maka berbedalah kalian dari mereka.
Shahih
Orang Yahudi dan Nasrani tidak mewarnai (rambut), maka selisihilah mereka.
Shahih oleh Darussalam
Akan ada sekelompok orang yang mewarnai rambut mereka dengan hitam seperti payudara merpati di akhir zaman, tetapi mereka tidak akan mencium aroma surga.
Shahih oleh Darussalam
Aku melihat bahwa beliau telah mewarnai jenggotnya dengan pewarna kuning.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Anas bahwa: Rasulullah (ﷺ) tidak mewarnai rambutnya; rambut putihnya hanya sedikit di bawah bibir bawah dan di pelipisnya, dan sedikit di kepalanya.
Shahih oleh Al-Albani
Nabi (ﷺ) biasa memakai sandal kulit yang ditandai dan mewarnai jenggotnya dengan warna kuning menggunakan wars dan saffron, dan Ibn Umar juga melakukan hal itu.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) berkata: 'Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak mewarnai rambut mereka, maka berbeda lah dengan mereka.'
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Zaid bin Aslam berkata: "Saya melihat Ibn 'Umar mewarnai jenggotnya dengan Khaluq dan saya berkata: 'Wahai Abu 'Abdur-Rahman, apakah kamu mewarnai jenggotmu dengan Khaluq?' Dia berkata: 'Saya melihat R
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Qatadah: Dia bertanya kepada Anas: "Apakah Rasulullah (ﷺ) mewarnai rambutnya?" Dia berkata: "Rambut putihnya tidak banyak, hanya sedikit di pelipisnya."