Shahih oleh Darussalam
Bab Apa yang Dikatakan tentang Kebencian Menguap dalam Shalat
Menguap dalam shalat (salah) adalah dari Syaitan, jadi ketika salah satu dari kalian menguap, maka hendaklah ia menahan (menguap) sebisa mungkin.
Shahih oleh Darussalam
Menguap dalam shalat (salah) adalah dari Syaitan, jadi ketika salah satu dari kalian menguap, maka hendaklah ia menahan (menguap) sebisa mungkin.
Shahih
Menguap adalah dari setan dan jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menahannya sebisa mungkin, karena jika salah seorang di antara kalian (saat menguap) mengatakan: 'Ha', setan akan tertawa kepadanya.
Shahih oleh Al-Albani
Ketika salah satu dari kalian menguap, hendaklah ia menutup mulutnya, karena setan masuk.
Shahih oleh Al-Albani
dalam shalat, maka hendaklah dia menahan semampunya.
Shahih oleh Al-Albani
Abu Hurairah melaporkan bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Sesungguhnya Allah menyukai bersin tetapi membenci menguap. Maka jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah dia menahannya sebisa mungkin
Shahih
Menguap itu berasal dari setan. Jadi ketika salah satu dari kalian menguap, hendaklah ia berusaha menahannya sebisa mungkin.
Shahih
Ketika salah satu dari kalian menguap, hendaklah ia menutup mulutnya dengan tangannya, karena setan masuk ke dalamnya.
Shahih
Sesungguhnya Allah mencintai bersin dan membenci menguap; maka jika salah seorang di antara kalian bersin dan memuji Allah, adalah hak bagi setiap Muslim yang mendengarnya untuk mengucapkan 'Yarhamukallah' kepadanya. Ada
Shahih oleh Darussalam
Sesungguhnya Allah mencintai bersin dan membenci menguap.
Shahih
Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap, maka jika seseorang bersin dan memuji Allah, maka adalah hak bagi setiap Muslim yang mendengarnya untuk mengucapkan: Semoga Allah merahmatimu. Adapun menguap, sesu
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abu Hurairah: bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Bersin itu dari Allah dan menguap itu dari setan. Jadi ketika salah satu di antara kalian menguap, hendaklah ia menutup mulutnya dengan tangannya. Karena ke
Shahih
Dua orang bersin di hadapan Rasulullah ﷺ. Ia (Rasulullah) mendoakan rahmat untuk salah satu dari mereka, dan tidak mendoakan untuk yang lainnya. Yang tidak didoakan berkata: Si Fulan bersin dan engkau berkata: Semoga All
Shahih
Anakku bersin tetapi dia tidak memuji Allah dan saya tidak meminta rahmat Allah untuknya dan dia bersin dan dia memuji Allah dan saya berkata: Semoga Allah merahmatimu, sebagaimana saya mendengar Rasulullah (ﷺ) bersabda:
Shahih
Semoga Allah merahmatimu. Kemudian dia bersin lagi dan Rasulullah (ﷺ) berkata kepadanya: Dia sedang menderita flu (dan tidak perlu dijawab).
Shahih
Jika salah seorang di antara kalian merasa mengantuk saat shalat, maka hendaklah ia tidur sampai rasa kantuknya hilang, karena ketika seseorang shalat dalam keadaan mengantuk, ia tidak tahu apakah ia meminta ampunan atau
Shahih oleh Darussalam
Abdullah bin Zaid meriwayatkan bahwa: "Rasulullah (ﷺ) mengusap kepalanya dengan kedua tangannya, dimulai dari bagian depan hingga bagian belakang. Ia mulai dari bagian depan kepalanya hingga ke tengkuknya. Kemudian ia me
Shahih oleh Darussalam
Saya melihat Nabi (ﷺ) mengusap di atas Khuff dan Khimar.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Bilal berkata: "Saya melihat Rasulullah (ﷺ) mengusap di atas Khimar dan Khuff."
Shahih oleh Darussalam
bahwa Rasulullah (ﷺ) mengusap di atas khuf.
Shahih oleh Darussalam
Lalu beliau berwudhu dan mengusap khufnya.