Sekitar 38 hadits
Umm 'Atiyyah yang telah berbai'at kepada Nabi (ﷺ) berkata: Kami tidak menganggap kotoran dan kuning setelah suci sebagai sesuatu.
Umm 'Atiyyah telah meriwayatkan hadis ini melalui sanad yang berbeda.
Tradisi ini juga telah ditransmisikan melalui rantai oleh Bakr b. ‘Abd Allah. Versi ini memiliki kata Khubuth (kotoran) dan di dua tempat kata Khubuthan (kotoran).
Diriwayatkan dari Abu Buraydah: Saya mendengar Rasulullah (ﷺ) berkata: "Seorang manusia memiliki tiga ratus enam puluh sendi, untuk setiap sendi dia harus memberikan sedekah. Orang-orang bertanya: Siapa yang mampu…
Dari Abdullah bin Mas'ud: Kami tidak mencuci kaki kami setelah menginjak sesuatu yang najis, dan kami tidak memegang rambut dan pakaian kami (selama shalat). Abu Dawud berkata: Tradisi ini…
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Abdul Warits, dari Ayyub, dari Nafi', dari Ibn Umar, ia berkata: Dilarang mengendarai hewan yang memakan kotoran.
Dari Abdullah ibn Umar: Rasulullah (ﷺ) melarang untuk menunggangi unta yang memakan kotoran.
Diriwayatkan dari Jabir bin 'Abd Allah: Rasulullah (sal Allaahu alayhi wa sallam) melarang kami untuk menggunakan tulang atau kotoran untuk bersuci.
…orang bahwa jika ada yang mengikat jenggotnya atau mengenakan tali di lehernya untuk menghindari mata jahat, atau membersihkan diri dengan kotoran binatang atau tulang, Muhammad tidak ada hubungannya dengan dia.
…Rasulullah ﷺ ditanya tentang istijmar, maka beliau bersabda: "Dengan tiga batu yang tidak ada kotoran di dalamnya." Abu Dawud berkata: Demikianlah diriwayatkan oleh Abu Usamah dan Ibn Numair dari Hisham.
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.