Shahih
Bab Permohonan Hujan dan Keluar Nabi dalam Permohonan Hujan
The Prophet (p.b.u.h) went out to offer the Istisqa' prayer and turned (and put on) his cloak inside out.
Shahih
The Prophet (p.b.u.h) went out to offer the Istisqa' prayer and turned (and put on) his cloak inside out.
Shahih
Nabi صلى الله عليه وسلم meminta hujan dan membalik jubahnya.
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Adam, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Ibn Abi Dhi'b, dari Al-Zuhri, dari Abbad bin Tamim, dari pamannya, dia berkata: "Aku melihat Nabi ﷺ pada hari ketika beliau keluar untuk me
Shahih
Nabi (ﷺ) keluar ke Musalla untuk melaksanakan shalat Istisqa', menghadap ke Qibla dan melaksanakan shalat dua rakaat serta membalik jubahnya.
Shahih
Nabi (ﷺ) keluar menuju Musalla untuk melaksanakan shalat Istisqa' dan ketika beliau berniat untuk berdoa atau mulai berdoa, beliau menghadap kiblat dan membalikkan jubahnya ke dalam.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah صلى الله عليه وسلم meminta hujan dan beliau mengenakan khamisah hitam.
Shahih oleh Darussalam
Nabi صلى الله عليه وسلم keluar dan berdoa untuk hujan, kemudian beliau shalat dua raka'at dengan membaca keras.
Shahih oleh Al-Albani
Dari Anas: Nabi Muhammad (saw) tidak biasa mengangkat tangannya dalam doa kecuali ketika berdoa untuk hujan. Ia mengangkatnya cukup tinggi sehingga terlihat putihnya ketiaknya.
Shahih oleh Al-Albani
Nabi (ﷺ) biasa berdoa untuk hujan dengan cara seperti ini. Ia mengangkat kedua tangannya dengan telapak tangan menghadap ke tanah, sehingga aku melihat putihnya ketiaknya.
Shahih oleh Al-Albani
Seorang lelaki yang menyaksikan Nabi (ﷺ) melaporkan kepadaku bahwa ia melihat Nabi (ﷺ) berdoa di Ahjar al-Zait dengan kedua tangannya terbuka.
Shahih
Nabi (ﷺ) tidak pernah mengangkat tangannya untuk doa apapun kecuali untuk istisqa' dan dia mengangkatnya hingga terlihat putih ketiaknya.
Shahih oleh Darussalam
“Tidaklah Aku menurunkan suatu nikmat kepada hamba-hamba-Ku kecuali sebagian dari mereka menjadi kafir terhadapnya.”
Shahih oleh Darussalam
Abbad bin Tamim meriwayatkan dari pamannya: "Rasulullah (ﷺ) keluar bersama orang-orang untuk meminta hujan. Maka beliau memimpin mereka dalam shalat dua rakaat, membaca dengan keras di dalamnya, memutar kain penutupnya,
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Nabi Allah (ﷺ) tidak mengangkat tangannya dalam doa-doanya kecuali ketika meminta hujan (Istisqa’), ketika ia mengangkat tangannya begitu tinggi sehingga terlihat putihnya ketiaknya
Shahih
Dahulu, pada masa Nabi (ﷺ), orang-orang mengalami masa kekeringan. Ketika Nabi (ﷺ) sedang menyampaikan khutbah pada hari Jumat, seorang Badui berdiri dan berkata, "Wahai Rasulullah! Harta kami hancur dan anak-anak kami l
Shahih
Dari Anas bin Malik, ia berkata, "Seorang laki-laki masuk ke dalam masjid pada hari Jum'at melalui pintu yang menghadap ke Daril-Qada', dan Rasulullah ﷺ sedang berdiri menyampaikan khutbah. Laki-laki itu berdiri di depan
Shahih
'Hewan ternak telah musnah dan jalan-jalan terputus.' Maka Nabi ﷺ berdoa, dan kami mendapatkan hujan dari Jumat ke Jumat berikutnya. Kemudian lelaki itu datang lagi dan berkata, 'Rumah-rumah telah roboh, jalan-jalan terp
Shahih
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Abdullah bin Abu Bakar, dari Abbad bin Tamim, dari pamannya, bahwa Nabi ﷺ meminta hujan lalu shalat dua raka'at d
Shahih
Hujan telah turun kepada kami saat kami bersama Rasulullah ﷺ. Maka Rasulullah ﷺ mengangkat bajunya hingga terkena hujan. Kami berkata: Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan ini? Ia menjawab: Karena ini adalah hujan
Shahih oleh Darussalam
dia melihat Rasulullah (ﷺ) di Ahjar Az-Zait, memohon hujan, dan dia mengangkat kedua tangannya dalam doa.