Sekitar lebih dari 1000 hadits
'A'isha melaporkan: Ketika Rasulullah (ﷺ) telah melaksanakan dua raka'at (sunnah) shalat subuh, dia akan berbicara dengan saya jika saya terjaga, jika tidak, dia akan berbaring.
Umm Salamah meriwayatkan: "Nabi (ﷺ) biasa shalat dua raka'at setelah Al-Witr."
Hudhaifah (semoga Allah meridhainya) berkata: "Saya shalat bersama Nabi (ﷺ) suatu malam. Dia mulai membaca Al-Baqarah dan saya berpikir, 'Dia akan ruku ketika mencapai seratus,' tetapi dia terus melanjutkan…
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Aku tidak pernah melihat Nabi (ﷺ) di akhir malam, kecuali beliau sedang tidur di sampingku."
Diriwayatkan dari Aisyah: "Suatu ketika Rasulullah (ﷺ) menunda shalat Isya hingga Umar memberitahunya bahwa para wanita dan anak-anak telah tidur. Kemudian Rasulullah (ﷺ) keluar dan berkata: 'Tidak ada seorang…
Dari Ibn 'Umar, Hafsah berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan dua raka'at ringan antara adzan dan shalat."
Diriwayatkan bahwa Ibn Umar berkata: "Hafsah memberitahuku bahwa ketika fajar mulai terang, Nabi (ﷺ) akan shalat dua raka'at."
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Ketika Muaddhin diam setelah Adzan untuk awal Fajr, beliau akan shalat dua raka'at yang ringan, kemudian beliau berbaring di sisi kanannya."
Diriwayatkan dari Abu Salamah dan Nafi', dari Ibn Umar, dari Hafsah bahwa: Nabi (ﷺ) biasa shalat dua raka'at ringan antara adzan dan iqamah, dua raka'at Fajr.
Ibn Umar meriwayatkan bahwa Hafsah telah memberitahunya bahwa Rasulullah ﷺ biasa shalat dua raka'at ringan antara adzan dan iqamah shalat Subuh.
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.