Sekitar lebih dari 1000 hadits
Ibn ‘Umar berkata: Rasulullah (ﷺ) tidak pernah meninggalkan untuk menyentuh sudut Yamani dan Batu Hitam di setiap tawafnya. Ibn ‘Umar biasa melakukannya.
Nafi’ berkata, Ibn ‘Umar berjalan dengan bangga (ramal) dari sudut (Batu Hitam) ke sudut (Batu Hitam) dan menyebutkan bahwa Rasulullah (ﷺ) telah melakukan hal itu.
Ibn 'Umar (semoga Allah meridhoi mereka) melaporkan: Saya tidak pernah meninggalkan menyentuh sudut Yamani (dan mencium) Batu Hitam sejak saya melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuh keduanya dalam keadaan sulit dan mudah.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa: seorang Yahudi menghancurkan kepala seorang wanita di antara dua batu dan membunuhnya, maka Rasulullah (ﷺ) menghancurkan kepalanya di antara dua batu.
Diriwayatkan bahwa Ibn Umar berkata: "Sejak saya melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuhnya, saya tidak pernah gagal untuk menyentuh Batu Hitam baik dalam keadaan mudah maupun sulit."
…dari seorang yang termasuk sahabat Nabi ﷺ, ia berkata: "Ketika Nabi ﷺ memerintahkan mereka untuk menggali parit, ada batu yang menghalangi mereka dari penggalian. Maka Rasulullah ﷺ berdiri, mengambil sekop…
Dari Jabir bin Abdullah, beliau berkata: "Nabidh dibuat untuk Rasulullah ﷺ dalam wadah dari batu."
Al-Auza’i berkata: Kata shukkta berarti diikat, yang berarti pakaiannya diikat.
Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda: "Jika seseorang melihatmu tanpa izin dan kamu melemparkan batu kepadanya hingga mengeluarkan matanya, maka tidak ada dosa bagimu."
Ibn Abbas meriwayatkan: (bahwa Nabi): "Akan berhenti mengucapkan Talbiyah saat 'Umrah ketika dia menyentuh (Batu Hitam)."
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.