Menampilkan hasil untuk: hari hunain
Sekitar lebih dari 1000 hadits
Ibn Umar (semoga Allah meridhoi keduanya) melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Aisyah (semoga Allah meridhoi beliau) melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Ibn 'Abbas berkata: "Rasulullah (ﷺ) tidak berbuka puasa pada hari-hari putih baik dalam keadaan tinggal maupun bepergian."
Diriwayatkan dari Umm Salamah bahwa: "Rasulullah (ﷺ) biasa berpuasa tiga hari setiap bulan: hari Senin dan Kamis pada minggu pertama dan hari Senin pada minggu berikutnya."
Diriwayatkan dari Hafsah bahwa: "Rasulullah (ﷺ) biasa berpuasa pada hari Kamis dan Senin setiap bulan, serta hari Senin pada minggu kedua."
Abdullah bin Umar berkata: Rasulullah (s.a.w) biasa melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
'Ata berkata: "Seseorang yang mendengarnya memberitahuku bahwa Ibn 'Umar (berkata) bahwa Nabi (ﷺ) bersabda: 'Siapa pun yang berpuasa setiap hari dalam hidupnya, maka ia tidak berpuasa.'"
Dari Abu Hurairah: Nabi ﷺ biasa melakukan i'tikaf setiap tahun di bulan Ramadan selama sepuluh hari, dan ketika tahun wafatnya, beliau melakukan i'tikaf selama dua puluh hari.
Abdullah bin Umar melaporkan dari ayahnya (semoga Allah meridhai mereka). Dia berkata: Ketika kami berangkat di pagi hari bersama Rasulullah (ﷺ) dari Mina ke Arafah, sebagian dari kami mengucapkan Talbiyah…
'Abdullah bin 'Amr berkata: "Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Seorang lelaki akan terus meminta hingga pada hari kiamat dia datang tanpa sedikitpun daging di wajahnya.'"
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.