Shahih
Bab Harta Terbaik Seorang Muslim adalah Domba yang Mengikutinya di Puncak Gunung
Nabi ﷺ memerintahkan untuk membunuh ular yang pendek ekor (yaitu Abtar), karena ia membutakan orang yang melihat dan menyebabkan keguguran.
20 hadits yang menjelaskan ular mana yang boleh dibunuh dan mana yang dilindungi
Shahih
Nabi ﷺ memerintahkan untuk membunuh ular yang pendek ekor (yaitu Abtar), karena ia membutakan orang yang melihat dan menyebabkan keguguran.
Shahih
Bunuhlah ular, dan bunuhlah Dhu-at-Tufyatain (yaitu ular yang memiliki dua garis putih di punggungnya) dan Al-Abtar (yaitu ular yang memiliki ekor pendek atau terpotong), karena keduanya dapat menghilangkan penglihatan d
Shahih
Bunuhlah ular dan bunuhlah Dhu-at-Tufyatain (yaitu ular dengan dua garis putih di punggungnya) dan Al-Abtar (yaitu ular dengan ekor pendek atau cacat) karena mereka merusak penglihatan dan menyebabkan keguguran.
Shahih
Bunuhlah ular yang memiliki dua garis putih di punggungnya, karena ia membutakan orang yang melihat dan menyebabkan keguguran.
Shahih
Ibn 'Umar biasa membunuh ular, tetapi ketika Abu Lubabah memberitahunya bahwa Nabi ﷺ melarang membunuh ular yang tinggal di rumah, ia berhenti membunuhnya.
Shahih
Ibn 'Umar biasa membunuh ular, tetapi ketika Abu Lubabah memberitahunya bahwa Nabi ﷺ telah melarang membunuh ular yang tinggal di rumah, ia pun berhenti membunuhnya.
Shahih
Aisyah berkata: "Rasulullah ﷺ bersabda, 'Lima jenis binatang adalah pelaku kerusakan dan dapat dibunuh bahkan di Tanah Suci: yaitu tikus, kalajengking, burung elang, gagak, dan anjing yang galak.'"
Shahih
Suatu ketika Nabi ﷺ merobohkan sebuah dinding dan melihat kulit ular yang terlepas di dalamnya. Dia berkata, 'Carilah ular itu.'
Shahih oleh Darussalam
Ada lima hewan semuanya adalah binatang jahat dan boleh dibunuh di dalam tanah suci: Burung gagak, burung layang-layang, anjing galak, tikus, dan kalajengking.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Abdullah berkata: 'Kami bersama Rasulullah (s.a.w) di Al-Khaif, yang berada di Mina, ketika ayat berikut diturunkan: 'Demi angin yang diutus satu demi satu.' Sebuah ular keluar, dan Rasulullah (s.a.w)
Shahih
Ibn Umar berkata: 'Kau tahu bahwa kami biasa menyewakan tanah kami pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan hasil dari aliran sungai dan dengan sejumlah buah ara.
Shahih
Saya melihat Rasulullah ﷺ sujud di atas tanah dan air dan melihat bekas tanah di dahinya.
Shahih oleh Darussalam
Abu Bakr dan Umar, semoga Allah meridhai keduanya, dan orang yang lebih baik dari keduanya, ﷺ, sujud pada 'Ketika langit terbelah' dan 'Bacalah! Dengan nama Tuhanmu.'
Shahih oleh Darussalam
Katakanlah: Ya Allah, Pencipta langit dan bumi. Yang Mengetahui yang gaib dan yang tampak.
Shahih oleh Al-Albani
Kemudian Allah, Yang Maha Tinggi, menurunkan wahyu tentang hal itu kepada Rasul-Nya ﷺ memberikan keringanan untuk bersuci dengan tanah yang suci.
Shahih oleh Al-Albani
Tanda tanah terlihat di dahi dan hidung Rasulullah ﷺ yang telah memimpin orang-orang dalam shalat.
Hasan oleh Al-Albani
Ada lima (makhluk) yang membunuhnya adalah halal di tanah suci: Ular, Kalajengking, Elang, Tikus, dan Anjing yang menggigit.
Hasan oleh Al-Albani
Rasulullah ﷺ memberikan kepada az-Zubayr pohon kurma sebagai hak milik.
Hasan oleh Darussalam
Talhah dan Az-Zubair adalah tetanggaku di surga.
Hasan oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ shalat atas jenazah, kemudian beliau datang ke kubur mayit dan menyebarkan tiga genggam tanah dari sisi kepalanya.