Shahih oleh Darussalam
Bab Apa yang Diperintahkan untuk Dibaca dalam Witir
Rasulullah ﷺ biasa melakukan Witir dan membaca: ‘Maha Sucikan Nama Tuhanmu yang Maha Tinggi.’, ‘Katakanlah: Wahai orang-orang yang kafir!’ dan ‘Katakanlah: Allah itu Esa.’.
20 hadits yang bikin witirmu lebih bermakna
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa melakukan Witir dan membaca: ‘Maha Sucikan Nama Tuhanmu yang Maha Tinggi.’, ‘Katakanlah: Wahai orang-orang yang kafir!’ dan ‘Katakanlah: Allah itu Esa.’.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa melakukan Witir dan membaca: “Maha Suci Nama Tuhanmu yang Maha Tinggi,” “Katakanlah: Wahai orang-orang yang kafir!” dan “Katakanlah: Allah itu Esa.”
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa membaca: 'Maha Sucikan Nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi'; pada raka'at kedua: 'Katakanlah: Wahai orang-orang yang kafir!'; dan pada raka'at ketiga: 'Katakanlah: Dia adalah Allah, (Yang) Esa.'
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa membaca dalam shalat witir: 'Maha Suci Nama Tuhanmu yang Maha Tinggi;' dan 'Katakanlah: Wahai orang-orang yang kafir!;' dan 'Katakanlah: Dia adalah Allah, (yang) Esa.'
Shahih oleh Darussalam
bahwa Rasulullah ﷺ biasa membaca dalam shalat witir: 'Maha Suci Nama Tuhanmu yang Maha Tinggi;' dan 'Katakanlah: Wahai orang-orang yang kafir!' dan 'Katakanlah: Dia adalah Allah, Yang Maha Esa.'
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa membaca dalam shalat witr: 'Maha Suci Nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi;' dan 'Katakanlah: Wahai orang-orang kafir!'; dan 'Katakanlah: Dia adalah Allah, Yang Esa.'
Shahih oleh Al-Albani
Dari Ubayy bin Ka'b: Rasulullah ﷺ biasa melaksanakan shalat witir dengan membaca "Maha Sucikan nama Tuhanmu yang Maha Tinggi" (Surah 87), "Katakanlah wahai orang-orang yang kafir" (Surah 109), dan "Katakanlah, Dia adalah
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa membaca dalam shalat witr: 'Muliakanlah Nama Tuhanmu yang Maha Tinggi'; dan 'Katakanlah: Wahai orang-orang kafir!'; dan 'Katakanlah: Dia adalah Allah, (yang) Esa.' Dan setelah mengucapkan salam, beliau
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Sa'd bin Hisham berkata: 'Saya berkata: 'Wahai Ibu orang-orang beriman! Beritahukanlah saya tentang shalat Witr Rasulullah ﷺ.' Dia berkata: 'Kami biasa menyiapkan siwak dan air untuk bersuci untuknya,
Shahih oleh Darussalam
Ibn Umar biasa melakukan shalat witir di atas unta dan ia menyebutkan bahwa Nabi ﷺ biasa melakukan hal itu.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa melakukan shalat witir di atas kendaraannya.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa mengucapkan salam setelah setiap dua raka'at, dan beliau melaksanakan witir dengan satu raka'at.
Shahih
Jubair bin Mut'im melaporkan: Saya mendengar Rasulullah ﷺ membaca Surat al-Tur pada shalat maghrib.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah ﷺ memerintahkan saya untuk membaca Mu'awwidhatan (tiga surah terakhir dari Al-Qur'an) setelah setiap shalat.
Shahih
Dari Jubair bin Mut'im: Saya mendengar Nabi ﷺ membaca Surat At-Tur dalam shalat Maghrib, dan itu adalah saat ketika iman pertama kali tertanam di hati saya.
Shahih
Saya mendengar Nabi ﷺ membaca 'Surat at-Tur' dalam shalat Maghrib.
Shahih oleh Al-Albani
Saya mendengar Rasulullah ﷺ membaca surat al-Tur dalam shalat maghrib.
Shahih
Abdullah bin Yusuf berkata, "Malik memberitahukan kepada kami dari Ibn Shihab, dari Muhammad bin Jubair bin Mut'im, dari ayahnya, ia berkata: "Aku mendengar Rasulullah ﷺ membaca surat at-Tur dalam shalat Maghrib."
Hasan oleh Darussalam
Ketika Rasulullah ﷺ sudah tua dan bertambah berat badan, beliau shalat tujuh raka'at dan hanya duduk di raka'at terakhir, dan beliau shalat dua raka'at sambil duduk setelah mengucapkan salam, dan itu adalah sembilan, wah
Sanad kuat oleh Darussalam
Shalat Witir bukanlah suatu kewajiban seperti shalat biasa, tetapi ia adalah sunnah yang ditetapkan oleh Rasulullah ﷺ.