HR. Ahmad no. 652Sanad kuat · Darussalam
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ، عَنْ عَلِيٍّ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ الْوَتْرُ لَيْسَ بِحَتْمٍ مِثْلَ الصَّلَاةِ وَلَكِنَّهُ سُنَّةٌ سَنَّهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
Cara baca (latin)
haddatsana wakiun, haddatsana sufyanu, an abi ishaqa, an ashimi ibni dhamraha, an aliyyin, radhiya allahu anhu qala alwatru laysa bihatmin mitsla asshalahi walakinnahu sunnahun sannaha rasulu allahi shalla allahu alayhi wasallama.
Diriwayatkan dari Ali (رضي الله عنه) bahwa beliau berkata: 'Shalat Witir bukanlah suatu kewajiban seperti shalat biasa, tetapi ia adalah sunnah yang ditetapkan oleh Rasulullah ﷺ.'
Belajar nahwu 11 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Shalat Witir bukanlah suatu kewajiban seperti shalat biasa, tetapi ia adalah sunnah yang ditetapkan oleh Rasulullah ﷺ.
Analisis dibantu AI.