Shahih oleh Darussalam
Bab Waktu Witir
Rasulullah (s.a.w) melaksanakan shalat witir di awal (malam) dan di akhir, serta di tengah. Dan menjelang akhir hidupnya, beliau menetap pada pelaksanaan witir di akhir malam.
20 hadits yang menunjukkan fleksibilitas waktu witir, termasuk di awal malam.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (s.a.w) melaksanakan shalat witir di awal (malam) dan di akhir, serta di tengah. Dan menjelang akhir hidupnya, beliau menetap pada pelaksanaan witir di akhir malam.
Shahih oleh Al-Albani
Masruq berkata: Saya bertanya kepada 'Aisyah: Kapan Rasulullah ﷺ melaksanakan shalat witr? Dia menjawab: Setiap waktu beliau melaksanakan witr, kadang di awal malam, kadang di tengah malam, dan kadang menjelang akhir mal
Shahih oleh Al-Albani
'Abd Allah b. Abu Qais berkata: Saya bertanya kepada 'Aisyah tentang shalat witir yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ. Dia menjawab: Kadang-kadang beliau melakukan shalat witir di awal malam, dan kadang-kadang beliau melaku
Shahih oleh Darussalam
Ia berkata: "Ia melakukan Witr di sepanjang malam; (baik) di awalnya, di tengahnya, atau di akhirnya. Jadi ketika ia meninggal, Witrnya berakhir, menjelang waktu sahur."
Shahih oleh Darussalam
Saya bertanya kepada Aisyah tentang Witir Rasulullah ﷺ. Dia berkata: 'Ia shalat Witir di setiap bagian malam, di awal, di tengah, dan di akhir, ketika ia meninggal (ia melaksanakannya) tepat sebelum fajar.'
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Al-Aswad bin Yazid berkata: 'Saya bertanya kepada Aisyah tentang shalat Rasulullah ﷺ. Dia berkata: 'Dia biasa tidur di bagian awal malam, kemudian bangun pada waktu sebelum fajar dan shalat witir. Kemu
Shahih oleh Al-Albani
Segeralah melaksanakan shalat witir sebelum pagi.
Shahih oleh Darussalam
Ibn Umar biasa melakukan shalat witir di atas unta dan ia menyebutkan bahwa Nabi ﷺ biasa melakukan hal itu.
Shahih oleh Darussalam
Teman terkasihku menasihatiku (untuk melakukan) tiga hal: 'Tidur setelah shalat Witr, berpuasa tiga hari setiap bulan, dan shalat dua raka'at di waktu Dhuha.'
Shahih oleh Darussalam
Siapa pun yang shalat di malam hari, hendaklah menjadikan shalat terakhirnya di malam hari sebagai witir, karena Rasulullah ﷺ biasa memerintahkan itu.
Shahih oleh Darussalam
Shalatlah witr sebelum subuh (Subh).
Shahih oleh Darussalam
Ketika Fajr mulai, maka setiap Salat malam dan Al-Witr telah berlalu, maka lakukanlah Al-Witr sebelum Fajr mulai.
Shahih oleh Darussalam
Dari Abu Sa'id Al-Khudri, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Laksanakanlah Witr sebelum pagi datang kepada kalian."
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ bersabda: 'Shalat Witr sebelum pagi datang.'
Hasan oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa 'Ali (رضي الله عنه) berkata: Rasulullah ﷺ shalat Witir di semua waktu malam, di awal, di tengah, dan di akhir. Kemudian di akhir, Witirnya adalah di akhir malam.
Hasan oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ berkata kepada Abu Bakr: 'Kapan kamu shalat Witir?' Dia menjawab: 'Di awal malam, setelah 'Isya'.' Dia berkata: 'Dan kamu, wahai Umar?' Dia menjawab: 'Di akhir malam.' Nabi ﷺ berkata: 'Adapun kamu, wahai Abu
Sanad kuat oleh Darussalam
Ali (ra) berkata: Rasulullah (ﷺ) melaksanakan shalat Witir di semua waktu malam, di awal, di tengah, dan di akhir, kemudian di akhir beliau menetap pada shalat Witir di akhir malam.
Sanad kuat oleh Darussalam
Dari Ali bahwa dia berkata: Rasulullah ﷺ shalat Witir di semua waktu malam, di awal, di tengah, dan di akhir, dan akhirnya beliau shalat Witir di akhir malam.
Sanad kuat oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa ‘Ali (رضي الله عنه) berkata: Rasulullah ﷺ shalat Witr di semua waktu malam, di awal, di tengah, dan di akhir, tetapi pada akhirnya Witr beliau adalah di akhir malam.
Sanad kuat oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ shalat Witir di awal malam, di akhir malam, dan di tengah malam. Dan di akhir, beliau menetap pada shalat Witir tepat sebelum fajar.