Bab Keutamaan Jum'at
Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat seperti mandi janabah, kemudian pergi untuk shalat (di jam pertama yaitu pagi), maka seakan-akan dia telah mengorbankan unta (di jalan Allah).
20 hadits tentang keutamaan dan adab shalat Jum'at, mari amalkan.
Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat seperti mandi janabah, kemudian pergi untuk shalat (di jam pertama yaitu pagi), maka seakan-akan dia telah mengorbankan unta (di jalan Allah).
Siapa yang datang ke Jum'at, hendaklah ia mandi.
Ketika salah satu di antara kalian berniat untuk datang ke shalat Jumu'ah, hendaklah ia mandi.
Siapa pun yang datang untuk shalat Jum'at, hendaklah ia mandi (sebelum datang).
Rasulullah ﷺ bersabda: "Siapa yang mandi pada hari Jum'at seperti mandi janabah, kemudian pergi (ke masjid), maka seolah-olah ia telah mengorbankan unta. Dan siapa yang pergi pada jam kedua, maka seolah-olah ia telah men
Siapa yang mandi karena hadas besar pada hari Jum'at dan pergi (untuk shalat Jum'at), maka ia dianggap seperti orang yang mengorbankan unta.
Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang sudah baligh.
Kami biasa melaksanakan shalat Jum'at, kemudian kami kembali untuk tidur siang (Qailulah).
Kami biasa melaksanakan shalat Jum'at lebih awal dan kemudian tidur siang setelah shalat Jum'at.
Kami tidak pernah tidur siang maupun makan kecuali setelah melaksanakan shalat Jum'at.
Kami biasa melaksanakan shalat Jum'at bersama Nabi ﷺ dan kemudian tidur siang.
Kami biasa shalat Jum'at bersama Rasulullah ﷺ kemudian kami kembali, dan dinding-dinding tidak memiliki bayangan untuk berteduh.
Kami biasa tidur siang atau makan siang setelah shalat Jumat.
“Agar mereka shalat di rumah mereka.”
Rasulullah ﷺ biasa shalat sebelas raka'at di malam hari antara selesai shalat Isya' dan Fajr.
Barangsiapa yang meninggalkan tiga kali shalat Jumat dengan meremehkannya, Allah akan mencap hatinya.
Hari ini adalah hari raya yang Allah tetapkan untuk kaum Muslim.
Orang-orang Quba’ biasa shalat bersama Rasulullah ﷺ pada hari Jum'at.
Kami tidak mengambil Qailulah dan tidak makan Ghada’ hingga setelah shalat Jumat.
Diriwayatkan dari Ali (رضي الله عنه) bahwa Rasulullah ﷺ biasa shalat pada waktu dhuha.