Penjelasan Hadits Tirmidzi No. 950 tentang Doa dan takbir saat pulang haji atau perang

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengajarkan doa yang dibaca Nabi ﷺ ketika kembali dari safar (perang, haji, atau umrah), yaitu takbir tiga kali lalu membaca doa tauhid dan pujian kepada Allah. Doa ini berisi pengakuan keesaan Allah, syukur atas pertolongan-Nya, serta pernyataan taubat dan ibadah kepada-Nya. Imam at-Tirmidzi menilai hadits ini hasan shahih.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi (no. 950) dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma, dan beliau menilainya hasan shahih. Hadits serupa juga diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar dengan lafaz yang mirip, sehingga maknanya kuat dan terpercaya.

Adapun ayat yang sangat berkaitan dengan doa ini adalah firman Allah:

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

QS. Al-Baqarah [2]: 156

" Sesungguhnya kami milik Allah, dan kepada-Nya kami akan kembali."

Ayat ini menunjukkan hakikat safar dan kembalinya seorang hamba kepada Allah, sejalan dengan ucapan "آيِبُونَ" (kami kembali) dalam doa Nabi ﷺ.

Penjelasan Rinci

Makna hadits secara umum:

Nabi ﷺ ketika pulang dari perjalanan jauh — baik perang, haji, maupun umrah — dan beliau sampai di tempat yang tinggi (fadfad atau syaraf, yaitu tanah yang menanjak atau tempat yang lebih tinggi), beliau mengucapkan takbir tiga kali, lalu membaca doa yang panjang berisi tauhid, pujian, dan pengakuan.

Penjelasan ulama:

  1. Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa disunnahkan bagi musafir ketika kembali dan melihat tempat tinggi untuk bertakbir dan berdoa, karena momen ini adalah momen perubahan keadaan yang pantas diiringi dzikir.
  2. Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa takbir tiga kali menunjukkan pengagungan kepada Allah, dan doa setelahnya berisi pengakuan bahwa kemenangan dan pertolongan hanya dari Allah, bukan dari kekuatan manusia.
  3. Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma'ad menjelaskan bahwa doa ini mengandung makna "آيِبُونَ" (kembali) — yaitu kembalinya hamba kepada Allah dengan taubat dan ibadah, bukan sekadar kembali ke kampung halaman. Beliau juga menyebut bahwa "سَائِحُونَ" di sini bermakna orang yang beribadah dan berjalan menuju ketaatan, bukan dalam makna "berkelana" secara fisik semata.
  4. Syaikh Abdurrahman as-Sa'di dalam tafsirnya menegaskan bahwa kalimat "صَدَقَ اللَّهُ وَعْدَهُ" adalah pengakuan bahwa janji Allah pasti benar, dan "وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ" menunjukkan bahwa kemenangan atas musuh-musuh Islam adalah murni karena pertolongan Allah, bukan karena banyaknya pasukan.

Perbedaan pendapat:

Sebagian ulama berbeda tentang apakah doa ini khusus untuk kembali dari perang atau umum untuk semua safar. Jumhur ulama (termasuk an-Nawawi dan Ibnu Hajar) menyatakan bahwa doa ini berlaku umum untuk setiap safar yang kembali, termasuk haji dan umrah, karena Nabi ﷺ menyebutkan ketiganya dalam hadits ini.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma — perawi hadits ini — sangat bersemangat mengamalkan sunnah Nabi ﷺ. Ketika beliau kembali dari safar, beliau berhenti di tempat tinggi, bertakbir tiga kali, dan membaca doa ini persis seperti yang beliau dengar dari Nabi ﷺ. Beliau bahkan mengajarkannya kepada murid-muridnya seperti Nafi' (perawi dari Ibnu Umar), sehingga doa ini sampai kepada kita melalui rantai periwayatan yang kuat.

Hikmahnya: seorang mukmin hendaknya menghidupkan sunnah-sunnah Nabi ﷺ yang mungkin jarang diketahui, karena amalan kecil yang sesuai sunnah memiliki nilai besar di sisi Allah.

Kesimpulan Praktis

  1. Ketika kembali dari safar (haji, umrah, atau perjalanan lain) dan sampai di tempat tinggi, ucapkan takbir tiga kali.
  2. Bacalah doa: "لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ..." hingga akhir.
  3. Renungkan makna doa: pengakuan tauhid, syukur atas pertolongan Allah, taubat, dan ibadah.
  4. Amalkan doa ini sebagai bentuk ittiba' (mengikuti) sunnah Nabi ﷺ.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?