Bab Apa yang Dikatakan tentang Makan Daging Buruan bagi Muhrim
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ، عَنْ أَبِي النَّضْرِ، عَنْ نَافِعٍ، مَوْلَى أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ، أَنَّهُ كَانَ مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم حَتَّى إِذَا كَانَ بِبَعْضِ طَرِيقِ مَكَّةَ تَخَلَّفَ مَعَ أَصْحَابٍ لَهُ مُحْرِمِينَ وَهُوَ غَيْرُ مُحْرِمٍ فَرَأَى حِمَارًا وَحْشِيًّا فَاسْتَوَى عَلَى فَرَسِهِ فَسَأَلَ أَصْحَابَهُ أَنْ يُنَاوِلُوهُ سَوْطَهُ فَأَبَوْا فَسَأَلَهُمْ رُمْحَهُ فَأَبَوْا عَلَيْهِ فَأَخَذَهُ ثُمَّ شَدَّ عَلَى الْحِمَارِ فَقَتَلَهُ فَأَكَلَ مِنْهُ بَعْضُ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَأَبَى بَعْضُهُمْ فَأَدْرَكُوا النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَسَأَلُوهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ " إِنَّمَا هِيَ طُعْمَةٌ أَطْعَمَكُمُوهَا اللَّهُ " .
Abu Qatadah menceritakan bahwa ia bersama Nabi (ﷺ) dan ketika sampai di salah satu jalan menuju Makkah, beberapa sahabatnya dalam keadaan muhrim sedangkan ia tidak. Ia melihat seekor keledai liar, lalu ia menaiki kudanya dan meminta kepada sahabat-sahabatnya untuk memberinya cambuk, tetapi mereka menolak. Ia meminta tombaknya, tetapi mereka juga menolak. Lalu ia mengambilnya sendiri dan menyerang keledai tersebut hingga mati. Beberapa sahabat Nabi (ﷺ) memakannya dan beberapa menolak. Ketika mereka bertemu Nabi (ﷺ), mereka bertanya tentang hal itu dan beliau bersabda: "Itu hanyalah makanan yang Allah berikan kepada kalian."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
