Bab Apa yang Dikatakan tentang Zakat Madu
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ قَالَ سَأَلَنِي عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ صَدَقَةِ الْعَسَلِ . قَالَ قُلْتُ مَا عِنْدَنَا عَسَلٌ نَتَصَدَّقُ مِنْهُ وَلَكِنْ أَخْبَرَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ حَكِيمٍ أَنَّهُ قَالَ لَيْسَ فِي الْعَسَلِ صَدَقَةٌ . فَقَالَ عُمَرُ عَدْلٌ مَرْضِيٌّ . فَكَتَبَ إِلَى النَّاسِ أَنْ تُوضَعَ . يَعْنِي عَنْهُمْ .
Ubaidulah bin Umar meriwayatkan bahwa: Nafi berkata: "Umar bin Abdul-Aziz bertanya kepadaku tentang zakat yang wajib dikeluarkan dari madu, maka aku katakan kepadanya: 'Kami tidak memiliki madu yang bisa kami sedekahkan, tetapi Al-Mughirah bin Hakim memberitahukan kami bahwa beliau (صلى الله عليه وسلم) bersabda: 'Tidak ada zakat yang wajib dikeluarkan dari madu.' Maka Umar berkata: 'Itu cukup adil bagiku.' Lalu ia menulis kepada orang-orang agar hal itu diangkat, maksudnya (kewajiban membayarnya) dari mereka."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
