Bab Keutamaan Aisyah Radhiyallahu Anha
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ، عَنْ أَبِي حُصَيْنٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زِيَادٍ الأَسَدِيِّ، قَالَ سَمِعْتُ عَمَّارَ بْنَ يَاسِرٍ، يَقُولُ هِيَ زَوْجَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ . يَعْنِي عَائِشَةَ رضى الله عنها . هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَفِي الْبَابِ عَنْ عَلِيِّ .
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bashar, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Ayyash, dari Abu Husain, dari Abdullah bin Ziyad al-Asadi, ia berkata: Aku mendengar Ammar bin Yasir berkata: "Dia adalah istrinya di dunia dan di akhirat." - maksudnya: Aisyah Radhiyallahu Anha. Ini adalah hadits yang hasan dan sahih. Dan dalam bab ini juga terdapat dari Ali.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
