Penjelasan Hadits Tirmidzi No. 3524 tentang Doa saat kesulitan dengan nama Allah

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengajarkan dua doa penting saat menghadapi kesulitan: memohon pertolongan kepada Allah dengan menyebut nama-Nya "Yā Ḥayyu yā Qayyūm" (Wahai Yang Mahahidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri), dan memperbanyak menyebut "Yā Dhal-Jalāli wal-Ikrām" (Wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan). Keduanya menunjukkan cara Nabi ﷺ berlindung dan memohon pertolongan hanya kepada Allah ketika ditimpa kesulitan.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan nama Allah "Al-Ḥayyu Al-Qayyūm":

QS. Al-Baqarah [2]: 255

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Terjemahan: "Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Mahahidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya)..."

Hadits terkait:

Hadits ini diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, dikeluarkan oleh At-Tirmidzi dalam Kitab Doa (no. 3524). At-Tirmidzi menyatakan hadits ini gharīb (jalur periwayatannya sedikit/tidak masyhur).

Kaitan dengan ulama:

  • Ibn Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa "Al-Ḥayyu Al-Qayyūm" adalah nama Allah yang paling agung (ismullah al-a'zham), karena mencakup kesempurnaan hidup Allah dan kesempurnaan pengaturan-Nya atas seluruh makhluk.
  • Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Zād al-Ma'ād dan al-Wābil ash-Shayyib menekankan bahwa doa dengan nama-nama Allah yang agung ini sangat dianjurkan saat kesulitan, karena mengandung tawassul (perantara) dengan sifat-sifat kesempurnaan Allah.
  • Imam an-Nawawi dalam al-Adzkār menyebutkan bahwa doa "Yā Ḥayyu yā Qayyūm bi-raḥmatika astaghīth" adalah doa yang dianjurkan saat menghadapi kesulitan dan kesusahan.

Penjelasan Rinci

Makna "Yā Ḥayyu yā Qayyūm bi-raḥmatika astaghīth":

  • Yā Ḥayyu (Wahai Yang Mahahidup): Allah memiliki kehidupan yang sempurna, tidak pernah mati, tidak pernah tidur, dan tidak pernah lemah.
  • Yā Qayyūm (Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri/Mengurus): Allah berdiri sendiri tanpa membutuhkan siapa pun, dan Dialah yang mengurus, memelihara, dan mengatur seluruh makhluk-Nya.
  • Bi-raḥmatika astaghīth (Dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan): Nabi ﷺ memohon pertolongan Allah dengan menyebut rahmat-Nya, menunjukkan bahwa kita sangat membutuhkan kasih sayang dan pertolongan Allah dalam setiap kesulitan.

Makna "Alizhū bi Yā Dhal-Jalāli wal-Ikrām":

  • Alizhū berarti "tetapkanlah, biasakanlah, dan teruslah melekat" — maksudnya perbanyaklah dan jangan tinggalkan.
  • Yā Dhal-Jalāli wal-Ikrām (Wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan): Allah memiliki keagungan (kebesaran) dan kemuliaan (kemurahan). Menyebut nama ini berarti memohon dengan sifat kebesaran dan kemurahan Allah.

Pemahaman ulama:

Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Zād al-Ma'ād menjelaskan bahwa Nabi ﷺ mengajarkan doa ini karena di dalamnya terkandung tawassul dengan nama Allah yang paling agung. Beliau menyebutkan bahwa "Al-Ḥayyu Al-Qayyūm" adalah nama yang jika dipakai berdoa, Allah akan mengabulkan, dan jika dipakai meminta, Allah akan memberi.

Ibn Rajab al-Hanbali dalam Jāmi' al-'Ulūm wal-Ḥikam menyebutkan bahwa memperbanyak menyebut "Yā Dhal-Jalāli wal-Ikrām" adalah amalan yang sangat dianjurkan, karena mengandung pengagungan kepada Allah dan pengharapan kepada kemurahan-Nya.

Imam an-Nawawi dalam al-Adzkār menyebutkan bahwa doa ini termasuk doa yang diajarkan Nabi ﷺ saat menghadapi kesulitan, dan dianjurkan untuk membiasakannya.

Catatan tentang status hadits:

At-Tirmidzi menyatakan hadits ini gharīb. Namun maknanya tetap sahih dan didukung oleh hadits-hadits lain yang semakna, seperti hadits tentang doa "Yā Ḥayyu yā Qayyūm" yang diriwayatkan dalam kitab-kitab doa. Syaikh al-Albani dalam Shahīh al-Jāmi' menyebutkan hadits ini sebagai hasan.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, pelayan Nabi ﷺ yang setia, memperhatikan kebiasaan Nabi ﷺ dalam menghadapi kesulitan. Beliau melihat bahwa Nabi ﷺ tidak pernah mengeluh kepada manusia, tetapi selalu langsung menghadap Allah dengan doa ini. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa setiap kali suatu perkara menyusahkan Nabi ﷺ, beliau mengucapkan: "Yā Ḥayyu yā Qayyūm, bi-raḥmatika astaghīth."

Dalam riwayat lain, Nabi ﷺ juga mengajarkan kepada para sahabat untuk memperbanyak "Yā Dhal-Jalāli wal-Ikrām". Imam an-Nawawi menyebutkan bahwa doa ini adalah salah satu doa yang paling sering dibaca oleh Nabi ﷺ.

Hikmahnya: Nabi ﷺ mengajarkan kepada kita bahwa ketika menghadapi kesulitan, jangan mengeluh kepada manusia, tetapi langsung memohon pertolongan kepada Allah dengan menyebut nama-nama-Nya yang agung.

Kesimpulan Praktis

  1. Biasakan membaca doa "Yā Ḥayyu yā Qayyūm bi-raḥmatika astaghīth" saat menghadapi kesulitan, kesusahan, atau masalah.
  2. Perbanyak menyebut "Yā Dhal-Jalāli wal-Ikrām" dalam doa-doa kita, karena ini adalah nama Allah yang agung.
  3. Jangan mengeluh kepada manusia saat ditimpa kesulitan, tetapi langsung memohon pertolongan kepada Allah.
  4. Pelajari makna nama-nama Allah yang disebutkan dalam doa ini agar doa kita lebih khusyuk dan penuh pengharapan.
  5. Amalkan doa ini dengan penuh keyakinan bahwa Allah Mahahidup, Maha Berdiri Sendiri, dan Maha Pemurah.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?