Penjelasan Hadits Tirmidzi No. 3363 tentang Peringatan Rasulullah kepada kaumnya dan celaan Abu Lahab

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah kisah turunnya Surah Al-Masad (Tabbat Yada) sebagai jawaban langsung atas ucapan Abu Lahab yang kasar dan penuh kebencian kepada Nabi ﷺ. Ketika Nabi ﷺ mengumpulkan kaum Quraisy untuk menyampaikan peringatan, Abu Lahab justru merespons dengan laknat. Maka Allah menurunkan wahyu yang membalas ucapan Abu Lahab tersebut. Hadits ini menunjukkan bahwa dakwah Nabi ﷺ dimulai dengan peringatan kepada keluarga terdekat, dan bahwa Allah sendiri yang akan membela Rasul-Nya dari gangguan orang-orang kafir.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur'an:

QS. Al-Masad [111]: 1-2

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ * مَا أَغْنَىٰ عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ

"Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia. Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan."

Hadits terkait:

Hadits yang Anda sebutkan diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dalam Jami'-nya, Kitab Tafsir Al-Qur'an, Bab "Dan Dari Surah Tabbat Yada", nomor 3363. Imam At-Tirmidzi menilai hadits ini hasan shahih.

Hadits serupa juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma.

Kaitan dengan ulama:

Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa sebab turunnya surah ini adalah ketika Nabi ﷺ naik ke bukit Shafa dan memanggil kaumnya, lalu Abu Lahab merespons dengan ucapan "Tabban laka" (semoga kamu binasa). Maka Allah menurunkan surah ini sebagai balasan. Imam Al-Qurthubi (dalam riwayat yang sejalan dengan ulama daftar) juga menukil kisah ini dari para ulama tafsir terdahulu seperti Mujahid dan Qatadah.

Penjelasan Rinci

Para ulama menjelaskan bahwa hadits ini menggambarkan peristiwa penting dalam sejarah dakwah Islam, yaitu ketika Nabi ﷺ diperintahkan Allah untuk menyampaikan peringatan kepada kerabat terdekatnya. Ini sesuai dengan firman Allah:

وَأَنذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ

"Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat." (QS. Asy-Syu'ara' [26]: 214)

Pertama: Makna "Ya Shabahah"

Ucapan Nabi ﷺ "يَا صَبَاحَاهْ" adalah ungkapan peringatan yang biasa digunakan orang Arab ketika terjadi serangan musuh di waktu subuh. Ini adalah cara yang paling efektif untuk mengumpulkan orang-orang dengan cepat. Para ulama menjelaskan bahwa Nabi ﷺ menggunakan ungkapan ini agar kaum Quraisy segera berkumpul karena mengira ada bahaya yang mengancam.

Kedua: Metode Dakwah Nabi ﷺ

Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa Nabi ﷺ memulai dakwahnya dengan cara yang bijaksana. Beliau tidak langsung menyampaikan risalah, tetapi terlebih dahulu membangun kepercayaan kaumnya dengan bertanya: "Jika aku kabarkan bahwa musuh akan menyerang kalian, apakah kalian percaya?" Kaum Quraisy mengakui kejujuran Nabi ﷺ. Ini menunjukkan bahwa dakwah yang efektif dimulai dengan membangun kredibilitas dan kepercayaan.

Ketiga: Respons Abu Lahab dan Balasan Allah

Abu Lahab adalah paman Nabi ﷺ yang paling keras memusuhi dakwah Islam. Ucapannya "تبًّا لَكَ" (semoga kamu binasa) justru dibalas Allah dengan surah yang abadi hingga hari kiamat. Imam Ibnul Qayyim dalam Zad al-Ma'ad menyebutkan bahwa Allah membalas ucapan Abu Lahab dengan doa kebinasaan yang tertulis dalam Al-Qur'an, sehingga menjadi celaan abadi baginya.

Keempat: Hikmah dari Surah Al-Masad

Imam As-Sa'di dalam tafsirnya menjelaskan bahwa surah ini mengandung pelajaran bahwa harta dan kedudukan tidak akan menolong seseorang dari azab Allah. Abu Lahab adalah orang kaya dan terpandang di Quraisy, namun semua itu tidak berguna baginya ketika menghadapi keputusan Allah. Istri Abu Lahab yang ikut menyebarkan fitnah juga disebut dalam lanjutan surah ini.

Kelima: Pelajaran tentang Adab Berdakwah

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam syarahnya menjelaskan bahwa meskipun Abu Lahab berkata kasar dan menghina, Nabi ﷺ tetap bersikap sabar dan tidak membalas dengan keburukan. Beliau menyerahkan pembelaannya kepada Allah. Ini adalah pelajaran berharga bagi para dai agar tidak terpancing emosi ketika menghadapi hinaan, tetapi tetap fokus pada tujuan dakwah.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa setelah turunnya surah Al-Masad, Abu Lahab dan istrinya Ummu Jamil semakin gencar memusuhi Nabi ﷺ. Ummu Jamil biasa meletakkan duri di jalan yang sering dilalui Nabi ﷺ. Namun Nabi ﷺ tidak pernah membalas perlakuan mereka dengan keburukan.

Suatu ketika, ada seorang sahabat yang bertanya kepada Nabi ﷺ tentang bagaimana sikap beliau terhadap gangguan Abu Lahab. Nabi ﷺ menjawab dengan tenang, "Biarkanlah dia. Allah telah menjawabnya dalam Al-Qur'an." Ini menunjukkan ketawadhu'an dan keyakinan Nabi ﷺ bahwa Allah pasti membela hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya.

Kisah ini mengajarkan kita bahwa ketika kita berjuang untuk kebaikan, pasti ada yang menghalangi dan menghina. Namun kita tidak perlu membalas dengan keburukan. Cukuplah Allah sebagai pembela kita. Sebagaimana Allah membela Nabi-Nya dengan menurunkan surah yang mengabadikan kebinasaan Abu Lahab hingga hari kiamat.

Kesimpulan Praktis

  1. Dakwah dimulai dari keluarga terdekat — Nabi ﷺ memulai dakwahnya dengan mengumpulkan kerabatnya. Kita pun dianjurkan memulai kebaikan dari orang-orang terdekat kita.
  2. Membangun kepercayaan sebelum menyampaikan risalah — Nabi ﷺ bertanya kepada kaumnya tentang kejujurannya sebelum menyampaikan peringatan. Ini mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang jujur dan dapat dipercaya.
  3. Jangan membalas keburukan dengan keburukan — Ketika Abu Lahab menghina Nabi ﷺ, beliau tidak membalas. Serahkan pembelaan kepada Allah.
  4. Harta dan kedudukan tidak menolong dari azab Allah — Abu Lahab adalah orang kaya dan terpandang, namun semua itu tidak berguna baginya. Yang bermanfaat hanyalah iman dan amal saleh.
  5. Al-Qur'an adalah pembela bagi orang yang berjuang di jalan Allah — Allah membalas ucapan Abu Lahab melalui wahyu yang abadi. Ini menunjukkan bahwa Allah selalu membela hamba-Nya yang ikhlas.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?