Bab dan dari Surat Wailun Lil-Mutaffifin

HR. At-Tirmidzi no. 3334Hasan · Darussalam

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنِ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ " إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ وَهُوَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ : ( كلاَّ بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ ) " . قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ .

Cara baca (latin)

haddatsana qutaybahu, haddatsana allaytsu, ani abni ajlana, ani alqaqai ibni hakimin, an abi shalihin, an abi hurayraha, an rasuli allahi qala " inna alabda idza akhthaa khathiahan nukitat fi qalbihi nuktahun sawdau faidza huwa nazaa wastaghfara wataba suqila qalbuhu wain ada zida fiha hatta taluwa qalbahu wahuwa arranu adzi dzakara allahu : ( kla bal rana ala qulubihim ma kanu yaksibuna ) ". qala hadza haditsun hasanun shahihun.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa: Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya, ketika seorang hamba (Allah) melakukan dosa, maka akan muncul titik hitam di hatinya. Ketika ia menahan diri, memohon ampun, dan bertobat, hatinya akan bersih kembali. Namun jika ia kembali, maka titik tersebut akan bertambah hingga menutupi seluruh hatinya. Dan itulah ‘Ran’ yang disebutkan Allah: ‘Sekali-kali tidak, tetapi pada hati mereka ada Ran yang mereka peroleh.’

Belajar nahwu 10 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Sesungguhnya, ketika seorang hamba (Allah) melakukan dosa, maka akan muncul titik hitam di hatinya.

1/10

إِنَّ

sesungguhnya

Harf kata depan / sambung

Huruf taukid (penguat) yang menashabkan isim dan merafa'kan khabar.

Analisis dibantu AI.