Bab Dari Surat Al-Qamar
حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، عَنْ مَعْمَرٍ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ سَأَلَ أَهْلُ مَكَّةَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم آيَةً فَانْشَقَّ الْقَمَرُ بِمَكَّةَ مَرَّتَيْنِ فَنَزَلَت : (اقتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ ) إِلَى قَوْلِهِ : (سحْرٌ مُسْتَمِرٌّ ) يَقُولُ ذَاهِبٌ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ .
Telah menceritakan kepada kami Abdul bin Hamid, telah menceritakan kepada kami Abdul Razak, dari Ma'mar, dari Qatadah, dari Anas, dia berkata: 'Penduduk Makkah meminta kepada Nabi صلى الله عليه وسلم sebuah tanda, maka bulan terbelah di Makkah dua kali (artinya dua bagian), maka diturunkanlah: 'Telah dekat saatnya, dan bulan telah terbelah, hingga dia berkata: 'Sihir yang terus menerus.' (54:1 & 2) yang berarti 'Pergi.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
