Bab Dan Dari Surat Ali Imran
Shahih oleh Darussalam
haddatsana abnu abi umara, haddatsana sufyanu, ani alamasyi, an abdi allahi ibni murraha, an masruqin, an abdi allahi ibni masudin, annahu suila an qawlihi : (walaa tahsabanna adzina qutilu fi sabili allahi amwatan bal ahyaun inda rabbihim yurzaquna ) faqala ama inna qad saalna an dzalika faukhbirna anna arwahahum fi thayrin khudhrin tasrahu fi aljannahi haytsu syaat watawi ila qanadila muallaqahin bialarsyi fatthalaa ilayhim rabbuka atthilaahan faqala hal tastaziduna syayan faazidukum qalu rabbana wama nastazidu wanahnu fi aljannahi nasrahu haytsu syina tsumma atthalaa ilayhimu attsaniyaha faqala hal tastaziduna syayan faazidukum falamma raaw annahum lam yutraku qalu tuidu arwahana fi ajsadina hatta narjia ila addunya fanuqtala fi sabilika marrahan ukhra. qala abu isa hadza haditsun hasanun shahihun. haddatsana abnu abi umara, haddatsana sufyanu, an athai ibni assaibi, an abi ubaydaha, ani abni masudin, mitslahu wazada fihi watuqriu nabiyyana assalama watukhbiruhu anna anna qad radhina warudhiya anna. qala abu isa hadza haditsun hasanun.
Diriwayatkan dari Masruq: dari 'Abdullah bahwa ia ditanya tentang firman Allah: "Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang terbunuh di jalan Allah itu mati. Sebenarnya mereka hidup di sisi Tuhan mereka dengan mendapat rezeki." (3:169). Ia berkata: "Kami telah bertanya tentang hal itu, dan kami diberitahu bahwa jiwa-jiwa mereka berada di dalam burung-burung hijau yang berkeliaran di surga di mana saja mereka kehendaki, kembali ke lampu-lampu yang tergantung dari Arsy. Tuhanmu melihat mereka dan berkata: 'Apakah kamu ingin sesuatu yang lebih agar Kami dapat memberimu lebih?' Mereka menjawab: 'Wahai Tuhan kami! Apa lagi yang bisa kami inginkan ketika kami berada di surga berkeliaran di mana saja kami mau.' Kemudian Dia melihat mereka untuk kedua kalinya dan berkata: 'Apakah kamu ingin sesuatu yang lebih agar Kami dapat memberimu lebih?' Ketika mereka menyadari bahwa mereka tidak akan dibiarkan begitu saja, mereka berkata: 'Kembalikan jiwa-jiwa kami ke tubuh kami, agar kami dapat kembali ke dunia untuk dibunuh di jalan-Mu sekali lagi.'" AbU 'Ubaidah meriwayatkan hal yang serupa dari Ibn Mas'ud tetapi ia menambahkan: "Sampaikan salam kami kepada Nabi kami ﷺ dan beritahu dia bahwa kami telah ridha, dan Engkau ridha kepada kami." (Da'if)