Penjelasan Hadits Tirmidzi No. 2982 tentang shalat pertengahan dalam Al-Baqarah

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa 'Aisyah radhiyallahu 'anha memahami dan mengajarkan bahwa "ash-shalatul wustha" (shalat pertengahan) dalam QS. Al-Baqarah [2]: 238 adalah shalat 'Ashar. Beliau menyampaikan hal ini berdasarkan apa yang beliau dengar langsung dari Rasulullah ﷺ. Ini adalah penjelasan tafsir yang sangat berharga karena datang dari istri Nabi ﷺ yang paling memahami Al-Qur'an.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur'an — QS. Al-Baqarah [2]: 238:

حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ

"Peliharalah semua shalat dan shalat wustha (pertengahan), dan berdirilah untuk Allah dengan khusyuk."

Hadits terkait:

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dalam Jami' At-Tirmidzi, Kitab Tafsir Al-Qur'an, Bab tentang Surah Al-Baqarah, no. 2982. Perawi: Abu Yunus, maula 'Aisyah, dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha. Imam At-Tirmidzi menilai hadits ini hasan shahih.

Hadits serupa juga diriwayatkan dari Hafshah radhiyallahu 'anha (disebutkan At-Tirmidzi dalam "wa fil baabi 'an Hafshah").

Kaitan dengan ulama:

  • Imam At-Tirmidzi (wafat 279 H) meriwayatkan dan menilai hadits ini hasan shahih.
  • Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari dan Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim membahas perbedaan pendapat ulama tentang makna "shalat wustha".
  • Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebutkan riwayat 'Aisyah ini sebagai salah satu pendapat terkuat.

Penjelasan Rinci

Makna umum hadits:

'Aisyah radhiyallahu 'anha memerintahkan Abu Yunus untuk menulis mushaf. Ketika sampai pada ayat 238 Surah Al-Baqarah, beliau meminta diberitahu, lalu beliau mendiktekan tambahan penjelasan: bahwa "shalat wustha" adalah shalat 'Ashar. Beliau menegaskan bahwa beliau mendengar ini langsung dari Rasulullah ﷺ.

Pandangan ulama dalam daftar:

  1. Imam At-Tirmidzi — meriwayatkan hadits ini dan menilainya hasan shahih, menunjukkan bahwa riwayat ini dapat diterima sebagai hujjah.
  2. Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur'an al-'Azhim menyebutkan bahwa pendapat yang mengatakan shalat wustha adalah shalat 'Ashar diriwayatkan dari 'Aisyah, Hafshah, Ibnu Abbas, dan lainnya. Beliau menguatkan pendapat ini dengan dalil-dalil lain.
  3. Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa ada sekitar 20 pendapat ulama tentang shalat wustha, namun pendapat yang paling kuat adalah shalat 'Ashar berdasarkan hadits-hadits shahih, termasuk riwayat 'Aisyah ini.
  4. Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim juga menyebutkan bahwa pendapat terkuat adalah shalat 'Ashar, berdasarkan hadits-hadits yang jelas.

Perbedaan pendapat:

Sebagian ulama berpendapat shalat wustha adalah shalat Subuh (pendapat sebagian tabi'in), sebagian mengatakan shalat Zhuhur, dan sebagian mengatakan shalat 'Ashar. Namun jumhur ulama dari kalangan Ahlus Sunnah — termasuk yang disebutkan dalam daftar seperti Ibnu Katsir, Ibnu Hajar, dan an-Nawawi — menguatkan bahwa shalat wustha adalah shalat 'Ashar, berdasarkan hadits-hadits shahih dari Nabi ﷺ.

Catatan penting tentang bacaan 'Aisyah:

Tambahan "wa shalati al-'ashr" (dan shalat 'Ashar) yang dibaca 'Aisyah bukanlah bagian dari ayat Al-Qur'an, melainkan tafsir dari beliau. Ini adalah bentuk tafsir yang dikenal sebagai tafsir manqul (tafsir yang dinukil) dari Nabi ﷺ. Para ulama seperti Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ini adalah penjelasan makna, bukan tambahan ayat.

Story Telling

Diceritakan bahwa 'Aisyah radhiyallahu 'anha — istri Nabi ﷺ yang paling banyak meriwayatkan hadits dan dikenal sebagai ummul mukminin yang faqih dalam agama — sangat teliti dalam menjaga dan mengajarkan Al-Qur'an. Ketika beliau menulis mushaf, beliau tidak hanya menulis teks, tetapi juga memastikan makna yang benar dipahami.

Abu Yunus, maula beliau, menceritakan bagaimana 'Aisyah memerintahkan untuk memberitahu beliau ketika sampai pada ayat tertentu, lalu beliau mendiktekan penjelasan yang beliau dengar langsung dari Rasulullah ﷺ. Ini menunjukkan betapa 'Aisyah sangat menjaga ilmu dan menyampaikannya dengan amanah.

Hikmah: Seorang mukmin hendaknya tidak hanya membaca Al-Qur'an, tetapi juga berusaha memahami maknanya melalui penjelasan Nabi ﷺ dan para sahabat. 'Aisyah radhiyallahu 'anha adalah teladan dalam hal ini.

Kesimpulan Praktis

  1. Shalat 'Ashar adalah shalat wustha yang Allah perintahkan untuk dijaga dengan sangat ketat, berdasarkan hadits shahih dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha.
  2. Jagalah semua shalat wajib, terutama shalat 'Ashar, karena keutamaannya sangat besar dan sering dilalaikan manusia.
  3. Belajarlah tafsir Al-Qur'an dari sumber yang shahih, yaitu penjelasan Nabi ﷺ, para sahabat, dan ulama Ahlus Sunnah yang terpercaya.
  4. Teladani 'Aisyah radhiyallahu 'anha dalam semangat menjaga ilmu, menyampaikannya dengan amanah, dan memastikan pemahaman yang benar terhadap Al-Qur'an.
  5. Hati-hati dalam menafsirkan Al-Qur'an — jangan menafsirkan dengan akal semata, tetapi rujuklah kepada penjelasan para ulama yang mu'tabar.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?