Bab Apa yang Dikatakan Tentang Meninggalkan Shalat
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ، عَنِ الْجُرَيْرِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ الْعُقَيْلِيِّ، قَالَ كَانَ أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم لاَ يَرَوْنَ شَيْئًا مِنَ الأَعْمَالِ تَرْكُهُ كُفْرٌ غَيْرَ الصَّلاَةِ . قَالَ أَبُو عِيسَى سَمِعْتُ أَبَا مُصْعَبٍ الْمَدَنِيَّ يَقُولُ مَنْ قَالَ الإِيمَانُ قَوْلٌ يُسْتَتَابُ فَإِنْ تَابَ وَإِلاَّ ضُرِبَتْ عُنُقُهُ .
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah, telah menceritakan kepada kami Bishr bin al-Mufaddal, dari Al-Jurairi, dari Abdullah bin Shaqiq Al-'Uqayli, ia berkata: "Para sahabat Muhammad صلى الله عليه وسلم tidak menganggap meninggalkan sesuatu sebagai kekufuran kecuali shalat." Abu 'Isa berkata: "Aku mendengar Abu Mus'ab al-Madani berkata: 'Siapa yang mengatakan iman itu adalah ucapan, maka ia harus ditanya, jika ia bertobat, jika tidak, lehernya akan dipenggal.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
