Bab Apa yang Dikatakan tentang Kehidupan Para Sahabat Nabi ﷺ
Shahih oleh Darussalam
haddatsana umaru ibnu ismaila ibni mujalidi ibni saidin, haddatsana abi, an bayanin, an qaysi ibni abi hazimin, qala samitu sada ibna abi waqqashin, yaqulu inni lawwalu rajulin ahraqa daman fi sabili allahi wainni lawwalu rajulin rama bisahmin fi sabili allahi walaqad raaytuni aghzu fi alishabahi min ashhabi muhammadin ma nakulu ila waraqa assyajari waalhubulahi hatta inna ahadana layadhau kama tadhau assyahu awi albairu waashbahat ibanu asadin yuazziruni fi addini laqad khibtu idzan wadhalla amali. qala abu isa hadza haditsun hasanun shahihun gharibun min haditsi bayanin.
Sa'd Bin Abi Waqqas berkata: "Saya adalah orang pertama yang menumpahkan darah di jalan Allah, dan saya adalah orang pertama yang melemparkan anak panah di jalan Allah. Saya melihat pertempuran dengan pasukan Sahabat Muhammad (s.a.w). Kami tidak memiliki makanan kecuali daun-daun pohon dan Al-Hublah, sehingga salah satu dari kami akan meninggalkan kotoran seperti kotoran domba dan unta. Sekarang Banu Asad muncul ingin mengajarkan saya tentang agama, (maka) saya akan menjadi orang yang merugi dan membuang-buang usaha saya."