Bab Apa yang Dikatakan tentang Para Saksi, Siapa yang Lebih Baik
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَسَنِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، عَنْ مَالِكٍ، نَحْوَهُ وَقَالَ ابْنُ أَبِي عَمْرَةَ . قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ . وَأَكْثَرُ النَّاسِ يَقُولُونَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي عَمْرَةَ وَاخْتَلَفُوا عَلَى مَالِكٍ فِي رِوَايَةِ هَذَا الْحَدِيثِ فَرَوَى بَعْضُهُمْ عَنْ أَبِي عَمْرَةَ وَرَوَى بَعْضُهُمْ عَنِ ابْنِ أَبِي عَمْرَةَ وَهُوَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي عَمْرَةَ الأَنْصَارِيُّ وَهَذَا أَصَحُّ لأَنَّهُ قَدْ رُوِيَ مِنْ غَيْرِ حَدِيثِ مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَمْرَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ وَقَدْ رُوِيَ عَنِ ابْنِ أَبِي عَمْرَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ غَيْرُ هَذَا الْحَدِيثِ وَهُوَ حَدِيثٌ صَحِيحٌ أَيْضًا وَأَبُو عَمْرَةَ مَوْلَى زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ وَلَهُ حَدِيثُ الْغُلُولِ وَأَكْثَرُ النَّاسِ يَقُولُونَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي عَمْرَةَ .
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Al-Hasan, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muslimah, dari Malik, seperti itu dan Ibn Abi Amrah berkata: "Ini adalah hadits yang hasan." Dan kebanyakan orang mengatakan Abdurrahman bin Abi Amrah dan mereka berbeda pendapat tentang riwayat hadits ini dari Malik. Sebagian dari mereka meriwayatkannya dari Abu Amrah dan sebagian dari mereka meriwayatkannya dari Ibn Abi Amrah, yaitu Abdurrahman bin Abi Amrah Al-Ansari. Ini adalah yang lebih sahih karena telah diriwayatkan dari selain hadits Malik dari Abdurrahman bin Abi Amrah dari Zaid bin Khalid dan telah diriwayatkan dari Ibn Abi Amrah dari Zaid bin Khalid selain hadits ini dan itu adalah hadits yang sahih juga. Dan Abu Amrah adalah maula Zaid bin Khalid Al-Juhani dan dia memiliki hadits tentang ghulul. Dan kebanyakan orang mengatakan Abdurrahman bin Abi Amrah.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
