Bab Apa yang Diharamkan bagi Seorang Muslim untuk Menakut-nakuti Muslim Lain
Shahih oleh Darussalam
. حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يُوسُفَ عَنِ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَجَّ يَزِيدُ مَعَ النَّبِيِّ ﷺ حَجَّةَ الْوَدَاعِ وَأَنَا ابْنُ سَبْعِ سِنِينَ . فَقَالَ عَلِيُّ بْنُ الْمَدِينِيِّ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ الْقَطَّانِ كَانَ مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ثَبْتًا صَاحِبَ حَدِيثٍ وَكَانَ السَّائِبُ بْنُ يَزِيدَ جَدَّهُ وَكَانَ مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ يَقُولُ حَدَّثَنِي السَّائِبُ بْنُ يَزِيدَ وَهُوَ جَدِّي مِنْ قِبَلِ أُمِّي .
Muhammad bin Yusuf menceritakan bahwa As-Sa'ib bin Yazid berkata: 'Yazid melakukan Haji pada Haji Wada bersama Nabi ﷺ ketika aku berusia tujuh tahun.' Maka Ali bin Al-Madini menceritakan dari Yahya bin Sa'id Al-Qattan: 'Muhammad bin Yusuf adalah seorang perawi hadits yang sangat terpercaya, dan As-Sa'ib bin Yazid adalah kakeknya, dan Muhammad bin Yusuf biasa berkata: 'As-Sa'ib bin Yazid menceritakan kepadaku - dan dia adalah kakekku dari pihak ibuku.'