Bab Apa yang Diharamkan dalam Nabidh dari Tembikar
Shahih oleh Darussalam
haddatsana ahmadu ibnu maniin, haddatsana abnu ulayyaha, wayazidu ibnu haruna, qala akhbarana sulaymanu attaymiyyu, an thawusin, anna rajulan, ata abna umara faqala naha rasulu allahi an nabidzi aljarri faqala naam. faqala thawusun waallahi inni samituhu minhu. qala wafi albabi ani abni abi awfa waabi saidin wasuwaydin waaisyaha wabni azzubayri wabni abbasin. qala abu isa hadza haditsun hasanun shahihun.
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani', telah menceritakan kepada kami Ibn 'Ulayyah dan Yazid bin Harun, keduanya berkata: "Telah memberitakan kepada kami Sulaiman At-Taimi, dari Tawus, bahwa seorang lelaki datang kepada Ibn 'Umar dan berkata: "Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang nabidh yang disiapkan dalam wadah tanah?" Ia menjawab: "Ya." Maka Tawus berkata: "Demi Allah, saya mendengar itu darinya." Ia berkata: "Dan dalam bab ini ada riwayat dari Ibn Abu Awfa, Abu Sa'id, Suwaid, 'Aisyah, Ibn Az-Zubair, dan Ibn 'Abbas." Abu 'Eisa berkata: "Hadits ini Hasan Sahih."